Waspada Rabies

Waspada Rabies, Sintang Catat 535 Kasus hingga 19 Juli 2023, Terbanyak di Kecamatan Sintang

Berdasarkan data yang diterima TribunPontianak.co.id, kasus gigitan terbanyak tersebar di Kecamatan Sintang mencapai 109 kasus.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Petugas vaksinator melakukan vaksinasi anjing milik warga. Gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, belum mereda. Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang mencatat, hingga 19 Juli 2023, tercatat sudah 535 kasus gigitan dengan 8 orang korban meninggal dunia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang mencatat sudah 535 kasus gigitan Rabies dengan 8 orang korban meninggal dunia hingga Rabu 19 Juli 2023 lalu.

"Update data kasus gigitan hewan penular Rabies di Kabupaten Sintang sampai dengan tanggal 19 Juli 2023 sebanyak 535 kasus dan 8 meninggal," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Martin Nandung, Kamis 20 Juli 2023.

Berdasarkan data yang diterima TribunPontianak.co.id, kasus gigitan terbanyak tersebar di Kecamatan Sintang mencapai 109 kasus.

Meski begitu, tak ada kasus korban meninggal dunia.

Sementara data kasus meninggal akibat Rabies tersebar di Kecamatan Ketungau Hulu 2 korban, Ketungau Tengah 1 korban, Serawai 1 orang, Kayan Hilir 2 orang, Sepauk dan tempunak masing-masing 1 orang.

Delapan Orang Meninggal Dunia, Gigitan Hewan Penular Rabies di Sintang Capai 535 Kasus

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved