Waspada Rabies
Status KLB Rabies di Sintang Belum Dicabut, Vaksinasi Digencarkan
Menurut Eka, berdasarkan data Dinas Kesehatan, total kasus gigitan HPR dari Januari--April mencapai 95 orang.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Eka Dahliana menyebut SK kejadian luar biasa (KLB) Rabies sampai dengan saat ini masih belum dicabut sejak tahun lalu.
Hal ini lantaran masih ditemukan adanya kasus gigitan hewan penular Rabies.
"Soal Rabies memang SK KLB belum dicabut oleh Bupati Sintang," kata Eka, Senin 27 Mei 2024.
Menurut Eka, berdasarkan data Dinas Kesehatan, total kasus gigitan HPR dari Januari-April 2024 mencapai 95 orang.
"Untuk sementara tidak ada yang meninggal. Masyarakat sudah paham apabila tergigit langsung var ke puskemas," jelasnya.
• Kasus GHPR di Pontianak, Erna : Hasil Penyelidikan Epidemologi Anjing Penggigit Tak Terpapar Rabies
Saat ini stok VAR untuk hewan hanya ada sekitar 2 ribu dosis. Jumlah ini, masih kurang untuk vaksinasi populasi HPR yang mencapai lebih dari 20 ribu-an.
Sementara, vaksinasi harus dilakukan setiap 8 bulan sekali untuk mengantisipasi penularan Rabies.
Saat ini, Tim Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan masih melakukan vaksinasi di Kecamatan Sepauk.
"Vaksinasi kami masih tetap berjalan. Stok 2 ribu dosis. Vaksin hewan paling lama 1 tahun sekali. Sekarang 8 bukan harus sudah divaksin. Sekarang yang kami laksanakan hewan yang belum divaksin atau baru dilahirkan. Ini fokus kami. Tahun lalu 20 ribu lebih anjing kita Vaksin di 14 kecamatan. Vaksin untuk Rabies 2 ribu ndak cukup. Masih kurang," ungkap Eka.
(*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
| Selama 2025, 336 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Tercatat di Mempawah, Nihil Korban Jiwa |
|
|---|
| Disbunnak Sanggau Catat 182 Kasus Gigitan HPR, Satu Diantaranya Positif Rabies |
|
|---|
| Kasus Gigitan Rabies Masih Tinggi, Stok Vaksin di Sintang Tinggal 70 Vial |
|
|---|
| Pemkab Sintang Tetapkan KLB Rabies, 107 Kasus Gigitan Jadi Alarm Serius |
|
|---|
| Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Catat Lima Kasus Kematian Akibat Rabies di 2025 Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Kepala-Bidang-Peternakan-dan-Kesehatan-Hewan-Eka-Dahliana2354def.jpg)