Waspada Rabies
Harysinto Linoh Dukung Kader Siaga Rabies Dibentuk di Semua Desa se-Sintang
Sinto mengingatkan masyarakat untuk tidak menyepelekan virus Rabies yang berasal dari gigitan hewan penular Rabies.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh menilai dibentuknya Kader Siaga Rabies sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan penular Rabies.
"Saya melihat ini cukup penting karena ada pembentukan kader siaga Rabies. Kader ini dibentuk untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit Rabies dan bagaiaman cara memperlakukan binatang peliharaannya," ujar Sinto, Selasa 4 Juni 2024.
Sinto mengingatkan masyarakat untuk tidak menyepelekan virus Rabies yang berasal dari gigitan hewan penular Rabies, meski tahun 2024 belum ada kasus meninggal.
"Kasus Rabies di 2024 ini memang belum ada laporan kematian. Tapi laporan gigitan tetap ada. Tetap berhati-hati sebab tahun 2023 kita ada 8 kasus meninggal dan tahun ini Mudah-mudahan mudahan tidak ada kasus yang meninggal," ujar Sinto.
• Dispertabun Sintang Resmi Bentuk Kader Siaga Rabies
Sinto tetap mengimbau masyarakat tetap waspada.
Ia menyebut siapapun yang memiliki peliharaan hewan penular Rabies seperti Anjing sebaiknya dikandang dan diberikan vaksin sebagai langkah pencegahan.
"Masyarakat tetap harus waspada. Karena Rabies ini tetap mengkhawatirkan apalagi dengan binatang peliharana terutama anjing yang tidak dikurung, tidak divaksin. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki hewan peliharaan terutama anjing agar divaksin anti Rabies. Kami juga mendorong kader dibentuk di seluruh desa. Dengan adanya kader ini masyarakat bisa lebih sadar dan peduli tentang bahaya Rabies," pesan Sinto.
(*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
| Selama 2025, 336 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies Tercatat di Mempawah, Nihil Korban Jiwa |
|
|---|
| Disbunnak Sanggau Catat 182 Kasus Gigitan HPR, Satu Diantaranya Positif Rabies |
|
|---|
| Kasus Gigitan Rabies Masih Tinggi, Stok Vaksin di Sintang Tinggal 70 Vial |
|
|---|
| Pemkab Sintang Tetapkan KLB Rabies, 107 Kasus Gigitan Jadi Alarm Serius |
|
|---|
| Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Catat Lima Kasus Kematian Akibat Rabies di 2025 Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Sintang-Harysinto-Linoh-saat-ditemui-Selasa-4-Juni-2024.jpg)