Soal Tren Wisuda Pelajar Bikin Emak-emak Ngomel, Begini Langkah Disdikbud Kalbar

Linda Asniah mengatakan kegiatan Wisuda sekolah atau perpisahan sekolah merupakan kebijakan sekolah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Maskartini
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat (Kalbar), Linda Asniah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memastikan kegiatan Wisuda sekolah sebagai ajang pelepasan peserta didik yang lulus bukanlah suatu kewajiban.

Dalam Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 14 Tahun 2023, Kemendikbudristek menyampaikan bahwa kegiatan Wisuda sekolah bukan kegiatan yang wajib dilakukan dan tidak boleh menjadi sebuah kewajiban yang memberatkan orang tua atau wali murid.

Sekretaris dinas pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat (Kalbar), Linda Asniah mengatakan kegiatan Wisuda sekolah atau perpisahan sekolah merupakan kebijakan sekolah.

"Kegiatan (perpisahan sekolah) kebijakan sekolah. Namun kami sedang mempersiapkan pemberitahuan ke seluruh sekolah agar melakukan Wisuda tidak membebani siswa dan dilakukan di sekolah saja," ujarnya saat di konfirmasi TribunPontianak.co.id pada Sabtu 24 Juni 2023.

Kemendikbudristek juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan bersama dengan komite sekolah untuk mendiskusikan dan melakukan musyawarah dalam menentukan suatu kegiatan dengan melibatkan orang tua peserta didik.

Hal ini sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 Tentang Komite sekolah.

Melalui surat edaran ini Kemendikbudristek meminta kepala dinas pendidikan daerah untuk melakukan pembinaan kepada seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas layanan kepada peserta didik.

Pengamat Pendidikan Nilai Wisuda Untuk Sekolah Tidak Tepat dan Bersifat Hura - hura

Tren Wisuda Pelajar, Disdik Kalbar Persiapkan Pemberitahuan ke Sekolah Agar Tak Bebani Orang Tua

Emak-emak Ngomel

Menanggapi hal tersebut, sejumlah emak-emak di Pontianak mengaku setuju dengan adanya Surat Edaran tersebut dan menilai kegiatan Wisuda Sekolah hanya menghabiskan biaya saja.

"Aok, betol tu bang, soalnye kadang tu barok gak TK udah ade yang pakai acare Wisuda gitu, bukan tak duet tu, kalo bise sih jangan lah ade, ngabeskan duet," kata warga Kota Pontianak, Eka pada, Minggu 24 Juni 2023.

Walaupun dinilai dapat memberikan kesan positif, namun juga kegiatan tersebut dapat memberatkan para orang tua, khususnya untuk mempersiapkan biaya kelanjutan pendidikan anak ke tingkatan berikutnya.

"Itu maseh mending kalo baju toga dan sebagainye disediekan, kalau tadak? Maok tak maok orang tue beli atau nyewe, mending buat beli baju untuk SD misalnye yang wisuda TK tu, atau beli buku kek," jelasnya.

Namun demikian ia menginginkan agar acara perpisahan atau pelepasan murid dilakukan dengan kegiatan yang sederhana dan secara gratis.

"Ye kalo bise sih misalnye TK tadi tu tak perlu-perlu benar, kalo pun ade acare perpisahan biase jak biar silaturahmi tak putos," pungkasnya.

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved