Pengamat Pendidikan Nilai Wisuda Untuk Sekolah Tidak Tepat dan Bersifat Hura - hura

Dirinya menilai Wisuda untuk kelulusan sekolah hanya bersifat hura - hura dan tidak memiliki urgensi serta kemanfaatan yang berarti.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Prof. samion
Profesor.Dr. H. Samion H.AR, M.Pd, 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID. PONTIANAK - Pengamat Pendidikan Kalbar Prof. Dr. Samion,H.AR,. M.Pd menilai wisuda yang dilaksanakan sekolah dalam rangka kelulusan siswa siswinya tidaklah tepat.

Dirinya menilai Wisuda untuk kelulusan sekolah hanya bersifat hura - hura dan tidak memiliki urgensi serta kemanfaatan yang berarti.

Prof Samion yang juga pernah menjabat sebagai rektor di perguruan tinggi yang ada di Pontianak menjelaskan sejatinya Wisuda merupakan prosesi perayaan kelulusan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya dan sudah siap memasuki dunia profesional dan masyarakat.

"Perpisahan saja untuk sekolah itu cukup, saya juga tidak habis fikir, kenapa ada wisuda dan menjadi tren anak - anak SD, SMP, SMA," ujarnya.

"Untuk memberikan suport boleh, akan tetapi hal ini akan berdampak pada biaya, yang memberatkan orang tua, saya setuju dengan imbauan larangan dari kementrian," jelasnya.

Baca juga: Capai Jutaan Rupiah, Berikut Tanggapan Orang Tua Siswa Terkait Pelepasan Peserta Didik

Untuk mengakhiri masa siswa dan siswi disekolah, ia menilai cukup dilakukan acara perpisahan di sekolah secara khidmat, tidak perlu membebani dengan kegiatan wisuda.

"Jadi anak - anak dikelola komiter bersama sekolah untuk tanda terima kasih orang tua, tanda selesai dari sekolah mendidik, saling minta maaf, berterima kasih, moment itu saja cukup," tutupnya. (*)

Tren Wisuda Pelajar, Disdik Kalbar Persiapkan Pemberitahuan ke Sekolah Agar Tak Bebani Orang Tua

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kota Pontianak Hari Ini Di sini 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved