Gubernur Sutarmidji Luncurkan Program Bantuan Pangan di Kota Singkawang
Bansos tersebut diserahkan di dua lokasi, di Kantor Camat Singkawang Utara, dan Kantor Camat Singkawang Tengah.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyerahkan bantuan sosial (Bansos) peket bahan pangan dalam rangka pengendalian inflasi dan mitigasi dampak inflasi di Kota Singkawang, Minggu 9 April 2023.
Bansos tersebut diserahkan di dua lokasi, di Kantor Camat Singkawang Utara, dan Kantor Camat Singkawang Tengah. Masing-masing penerima diberikan 300 paket Bansos.
Pada kesempatan yang sama, Sutarmidji juga sekaligus meluncurkan program bantuan pangan untuk masyarakat. Khusus untuk Kota Singkawang peluncurannya dilaksanakan di Gudang Bulog Singkawang, Jalan Alianyang.
Bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat lewat Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian (Kementan) yang data penerimanya sudah ditentukan oleh Bapanas itu dialokasikan untuk 360.371 Kepala Keluarga (KK), atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Kalbar.
“Untuk Kota Singkawang ini ada 14.507 KPM yang dapat. Jadi masing-masing penerima (KPM), setiap bulan mendapat 10 kilogram beras, selama tiga bulan. Selain membantu masyarakat ini juga dapat mengendalikan inflasi dari harga beras," ujarnya.
• Epic Collaboration Pemuda Kota Singkawang Bagikan Takjil Berbuka Puasa
Dalam sambutannya terkait Bansos yang dibagikan, Gubernur Sutarmidji menyampaikan dalam tiap paket bansos tersebut, berisi beras, gula pasir, minyak goreng, susu, kopi, dan mie instan.
“Ini dalam rangka penanganan inflasi, inflasi ini penting diperhatikan karena kalau terlalu tinggi dapat mengurangi daya beli masyarakat, yang kemudian bisa membuat angka kemiskinan bertambah," ungkapnya.
Bantuan paket bahan pangan dari Pemprov Kalbar itu menurutnya memang tidak banyak. Untuk seluruh Kalbar hanya disediakan sebanyak 43 ribu paket bantuan.
“Jadi yang dapat ini benar-benar mereka yang membutuhkan (kurang mampu), tapi dari seluruh warga kurang mampu itupun belum semua bisa kebagian," ucapnya.
Ia juga berharap masyarakat tidak perlu khawatir karena ada beberapa program lain yang dilaksanakan pemerintah yang sejalan dengan program tersebut.
Program lainnya khusus untuk beras saja, Pemprov Kalbar lewat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha juga rutin menggelar operasi pasar.
Di mana dalam pelaksanaannya Perumda Aneka Usaha menjual beras dengan harga Rp9.500 per kilogram, yang sudah disubsidi Pemprov sekitar Rp2 ribu per kilogramnya. Hal tersebut sebagai upaya untuk menahan, atau menjaga agar tidak terjadi kenaikan harga beras di pasaran.
"Alhamdulillah inflasi bulan lalu kita (Kalbar) masih rendah di angka 0,08, biasanya kalau rendah kita dapat insentif (dari pusat). Tahun lalu kita dapat, kita kembalikan lagi ke masyarakat lewat program bantuan seperti ini," ujarnya.
• Pasar Beringin Singkawang Yang Semakin Tenggelam Karena Pasar Online
Di tempat yang sama, Pj Wali Kota Singkawang Sumastro menyampaikan rasa syukur karena masyarakat Kota Singkawang bisa bertemu kembali dengan gubernur.
Di mana dalam kesempatan kali ini, selain safari atau silaturahmi Ramadan, kedatangan orang nomor satu di Kalbar itu juga sekaligus membawa paket bansos bahan pangan.
Mulian Law Firm Kawal Laporan Korban Dugaan Tindakan Represif di Aksi Mahasiswa DPRD Kalbar |
![]() |
---|
Mahasiswa Tegaskan Akan Turun Lagi, Jika Aspirasi Tak Ditindaklanjuti DPRD Kalbar |
![]() |
---|
Aksi Mahasiswa di DPRD Kalbar Ricuh, 18 Diamankan dan 3 Luka-Luka |
![]() |
---|
Perbaikan Jalan Pelang–Kepuluk Tahap 1 Hampir Rampung, Warga Dukung Imbauan Bupati |
![]() |
---|
Wabup Sukiryanto pimpim Gertam Cabai di Desa Pal IX |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.