Gubernur Ria Norsan Imbau Warga Kalbar Jaga Kedamaian, Demokrasi sebagai Ruang Dialog

Dalam keterangannya, Ria Norsan menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara.

Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
TERIMA LENCANA - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan usai menerima Lencana Melati dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat Upacara Penganugerahan yang berlangsung di Cibubur, Jawa Barat, Kamis 14 Agustus 2025 lalu. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga suasana aman dan kondusif menyusul aksi unjuk rasa di Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga suasana aman dan kondusif menyusul aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kalbar, Jumat 29 Agustus 2025.

Dalam keterangannya, Ria Norsan menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan hak setiap warga negara.

Namun, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan dengan cara yang damai, tertib, serta saling menghormati.

“Menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Saya mengajak agar setiap suara tetap disampaikan dengan cara damai, tertib, dan penuh rasa saling menghormati,” tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan agar masyarakat menghindari tindakan anarkis yang berpotensi merugikan semua pihak, termasuk merusak fasilitas umum.

Baca juga: Inilah 2 Kode Referral Aplikasi SeaBank Terbaru BZ7HEV & PH7YHJ, Daftar Wajib Masukan Kode Referral

Menurutnya, menjaga ketertiban dan kedamaian bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat Kalbar.

“Mari kita jaga kedamaian dan kondusifitas Kalimantan Barat"

"Rumah kita ini harus kita rawat dengan kasih sayang dan tanggung jawab agar tetap aman, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Unjuk Rasa Sempat Memanas

Aksi unjuk rasa di depan DPRD Kalbar sempat berlangsung tegang ketika sebagian massa berusaha memasuki area gedung dewan.

Peristiwa itu mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas. Aparat kepolisian yang berjaga segera bertindak cepat untuk mengendalikan keadaan sehingga situasi kembali kondusif.

Baca juga: Tragis dan Kejam! Withman Sewa Algojo untuk Serang Istri Sendiri Eni Astuti dan Achmad di Singkawang

Demokrasi sebagai Ruang Dialog

Ria Norsan berharap, ke depan setiap bentuk penyampaian aspirasi masyarakat dapat dilakukan secara lebih konstruktif dan solutif.

Ia menekankan, demokrasi harus dimaknai sebagai ruang dialog yang membangun, bukan perpecahan.

“Demokrasi semestinya memperkuat persatuan kita sebagai masyarakat Kalimantan Barat"

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved