Soal Pengembangan Kawasan Baru Kota Pontianak, Pengamat Tata Kota Tawarkan Konsep TOD

Kota Pontianak saat ini memang memerlukan pengembangan kawasan, karena sangat diperlukan pemenuhan kebutuhan masyarakat

|
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Ilustrasi Konsep TOD. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kota Pontianak saat ini memang memerlukan pengembangan kawasan, karena sangat diperlukan pemenuhan kebutuhan masyarakat dan pemerataan pembangunan di seluruh Kota Pontianak. Berikut analisis
Pengamat Tata Kota Untan Pontianak, Prof Dr Henny Herawati ST MT:

Saat ini, pembangunan masih terpusat pada beberapa kawasan tertentu sehingga kita bisa melihat bagaimana terjadinya kemacetan pada kawasan-kawasan tersebut.

Nah, kalau ada pengembangan kawasan baru baik itu untuk kawasan bisnis maupun pemukiman maka kepadatan kegiatan atau pembangunan yang ada di Kota Pontianak akan terdistribusi, menyebar dan merata di seluruh kota.

Hubungannya dengan pemukiman penduduk tentunya kalau wilayah itu dibangun pada kawasan yang baru maka infrastruktur penunjang tata kota bisa dipersiapkan lebih awal dan lebih tertata. Fasilitas-fasilitas pendukung lainnya juga bisa diatur lebih awal.

Pengembangan Kawasan Baru, Berikut Analisis Pengamat Tata Kota Untan Prof Dr Henny Herawati ST MT

Gubernur Sutarmidji Sebut Beberapa Kawasan di Kota Pontianak yang Potensial untuk Dikembangkan

Jadi sebelum pemukiman ada, infrastrukturnya sudah tersedia sehingga penataan wilayah juga dapat lebih baik. Hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan pemukiman adalah, perlu memperhatikan pengembangan pemukiman vertikal ke atas.

Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan luasan area yang tersedia semakin berkurang dan di situ memungkinkan untuk terjadinya efektivitas pelayanan  yang lebih baik. Misalnya dari pelayanan transportasi dan layanan air bersih, listrik dll. 

Dengan adanya pengembangan kawasan yang baru sebetulnya bisa didesain untuk pengembangan wilayah dengan konsep pengembangan TOD atau Transit Oriented Development, yaitu konsep pembangunan wilayah yang berfokus pada terintegrasinya pelayanan umum. 

Hal lain dengan konsep TOD terlaksana, maka banyak infrastruktur yang bisa difungsikan lebih maksimal. Misalnya dalam pengadaan air bersih. Jika misalnya pengembangan pemukimannya vertikal ke atas, setidaknya untuk infrastruktur jalan raya tidak crowded, karena volume lintas bisa dioptimalkan. 

Konsep TOD seperti itu sehingga kemacetan lalu lintas bisa diatasi kemudian drainase dan lain-lain sebagainya itu bisa lebih tertata.

Tentunya, pembukaan  kawasan baru itu harus diperhatikan supaya penyebaran wilayahnya itu lebih merata tidak pusat pada wilayah satu yang padat. Namun pengembangan kawasannya harus ditentukan terlebih dahulu dimana, karena harus diuji kelayakan.

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kota Pontianak Hari Ini Di sini 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved