Muhammad Moechlas Syafi Resmi Dikukuhkan Sebagai Pengurus PW JQHNU Kalbar

pengurus JQHNU berkomitmen untuk melaksanakan berbagai agenda dan program, khususnya yang berkaitan dengan satu diantara tugas JQHNU, yaitu membumikan

Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Para pengurus Wilayah Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kalbar yang baru saja dilantik di Gedung Kejati Kalimantan Barat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -Pengurus Wilayah Pengurus Wilayah Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kalbar resmi dilantik, Sabtu 18 Februari 2023

Pelantikan pengurus satu diantara badan otonom NU itu, dilakukan oleh Ketua Pengurus Pusat (PP-JQHNU) Dr. KH Syaifullah Ma'shum SQ, berlangsung di Aula lantai empat kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar.

Usai resmi didaulat memimpin JQHNU Kalbar, Muhammad Moechlas Syafi’ mengatakan, pengurus JQHNU berkomitmen untuk melaksanakan berbagai agenda dan program, khususnya yang berkaitan dengan satu diantara tugas JQHNU, yaitu membumikan Alquran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami dari pengurus JQHNU Kalbar mengapresiasi dukungan yang telah diberikan oleh pak Doktor Masyhudi. Kegiatan hari ini di kantor Kejati Kalbar adalah bentuk nyata untuk menjaga kemurnian Alquran melalui harta dan kekuasaannya yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wata'alla. Karena seorang pemimpin harus mampu menjadi tauladan bagi anak buah dan generasi muda," katanya.

"Saya meminta kepada bapak kajati yang baru, agar bisa melanjutkan sesuatu yang baik dan telah ditanamkan oleh pak Masyudi," timpal Moechlas Syafi’.

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan Tinjau Ruas Jalan dan Jembatan yang Telah Dibangun di 2022

Gubenur Kalbar Sutarmidji, yang diwakili Asisten III Setda Provinsi Kalbar, Alfian Salam memberikan apresiasi dan siap mendukung program yang akan dijalankan JQHNU.

Menurutnya, sejalan dengan visi dan misi perintah provinsi, keberadaan JQHNU sangat strategis untuk kemudian ikut andil menguatkan kapasitas umat khususnya dalam mengimplementasikan ayat-ayat suci Alquran.

"Mudah-mudahan dengan adanya JQHNU, dapat terus bersinergi untuk pembinaan dan membangun Kalbar maju sejahtera lahir dan batin,” ujarnya

“Program pembinaan terhadap generasi muda Islam bisa terus dilakukan, sehingga dapat menjadikan generasi Islam qurani. Dapat menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dan landasan hidup kita. Kami mengajak agar pengurus JQHNU dapat terus ditata," ujarnya.

Ketua PP JQHNU Syaifullah Ma'shum menitipkan pesan khusus untuk para pengurus JQHNU Kalbar.

Tidak hanya fokus pada program kerja dan visi, misi, namun sebagai warga Nahdiyin, para pengurus juga hendaknya mampu menjaga kemurnian Alquran.

Selain itu, pengurus pusat JQHNU juga memberikan sanjungan untuk para pejabat di Provinsi Kalbar. Karena pelantikan pengurus JQHNU sangat meriah, digelar ditempat strategis.

"Ini pengalaman pertama kami mengadakan pelantikan yang ketua panitianya bukan sembarang orang. Ditempatkan di aula Kajati (Kabar).

Pelantikan ini juga dihadiri oleh banyak pejabat. Ini terbantahkan, jika ada asumsi pejabat jauh dari Alqu'an. Dua bulan lalu kami juga di Sumatera Selatan, pelantikan dihadiri mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie," ujarnya.

"Jadi inilah cara untuk kita mencari berkah. Ngala berkah, karena dunia kita di daerah, kita sedang tidak baik-baik saja. Harus diselesaikan bukan dengan fisik materi, tetapi juga dengan Alquran," timpal Syaifullah.

Pada kesempatan itu, pengurus pusat JQHNU juga menjelaskan perihal logo dan upaya JQH untuk mendukung langkah menjaga kemurnian Al-Qur'an.

Termasuk didalamnya, memuliakan guru yang mengajarkan baca tulis Al-Qur'an.

"Seragam JQH ini kayak pakaian dokter, berwarna putih. Ini jadi simbol kesucian untuk membantu bangsa dan negara di bidang Al-Qur'an. Ada usulan mengubah logo karena bahasa Arab dan ada simbol Al-Qur'an. Karena kita khawatir ditaruh di bawah dan lainnya. Tetapi ini karena peninggalan para pendahulu kita, dan ahli Al-Qur'an di Indonesia. Pemerintah tidak perlu khawatir, karena tetap saja kita di JQH berideologi Pancasila dan menjaga keberlangsungan NKRI," tegasnya.

"JQH pusat sudah diberi amanah oleh negara. Dengan SK bahwa JQH, bisa memberikan sertifikasi profesi guru ngaji dan penghafal Qur'an," jelas Syaifullah.

Dibagian lain, Kajati Kalbar Dr Mohammad Yusuf siap mendukung program JQHNU. Bahkan menurutnya, meski tugas kejaksaan satu diantaranya fokus dibidang hukum, korps Adiyaksa terbuka untuk memfasilitasi kegiatan keagamaan.

"Semoga hubungan baik kejati sebelumnya bisa terus berjalan. Insya Allah saya akan jalankan program JQHNU. Kita komunikasikan saja. Jangan sungkan pak ketua kalau ada kegiatan kita lakukan sama-sama. Gedung ini dibiayai dari pajak masyarakat, silahkan aja digunakan sepanjang tidak ada kegiatan lain insya Allah, kami bantu," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Pengurus Wilayah JQHNU Kalbar Dr. Masyhudi yang sebelumnya menjabat Kajati Kalbar dan saat ini diberi amanah sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelejen, menyatakan jika memfasilitasi kegiatan JQHNU adalah komitmen untuk ikut andil membumikan Al-Quran.

"Semoga kegiatan pelantikan ini mendapat berkah dan bisa menjadi awal yang baik untuk program JQHNU Kalbar kedepannya," ungkapnya. (*)

Simak Informasi Lengkap Seputar Ramadhan 2023

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved