Lokal Populer

Peluang Besar Sektor Usaha Sapi Potong di Kalimantan Barat

Populasi ternak di Kabupaten Kubu Raya relatif lebih tinggi dibandingkan kabupaten lainnya, dengan sebaran kambing sebanyak 30 persen dan sapi sebanya

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Disbunnak Provinsi Kalbar
Pengusaha di Kota Pontianak mendatangkan sapi dari Sragen. 

Pelatihan kepada pelaku usaha ini juga merupakan respon terhadap isu ekonomi nasional dari DPD Forum Musyawarah Ekonomi Kerakyatan (Fomeka) Kalbar ikut andil mendukung pemerintah dengan melakukan langkah berupa kegiatan Pelatihan kewirausahaan.

Pada pelatihan pelaku usaha pemula ini mengusung tema "Penguatan pemulihan ekonomi mikro kreatif berbasis budaya dan teknologi menuju Indonesia hebat".

Selain kegiatan Pembekalan, Pelatihan untuk pelaku usaha pemula, DPD Fomeka juga memberikan bantuan bahan-bahan baku olahan makanan ringan dan olahan kerajinan tangan kepada seluruh peserta yang merupakan bantuan didukung dari Polda Kalbar dan Pemprov Kalbar.

Kegiatan pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalbar, Drs Junaidi.

"Melalui kegiatan ini, kedepannya dapat terus menjalin kerja sama sebagai mitra kerja Dinas Koperasi UMK dalam mengembangkan UMKM yang ada di Kalbar," ujar Junaidi.

Untuk mendukung kegiatan tersebut Dinas Koperasi UMK Kalbar memberikan materi dan pembekalan pelatihan kepada peserta pelaku usaha pemula yang telah dan akan di rekrut menjadi anggota DPD Fomeka Kalbar.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPD Fomeka Kalbar, Eman Saputra menyampaikan, bahwa sasaran peserta yang mengikuti pembekalan dan pelatihan terdari hasil rekrutan DPD Fomeka yang dinilai belum memiliki usaha atau kesulitan dalam melakukan usaha mikro yang kita anggap sebagai pelaku usaha pemula.

Menurutnya, tujuan DPD Fomeka melaksanakan kegiatan pembekalan sekaligus pelatihan dan penyerahan bantuan usaha adalah untuk memberikan motivasi kepada pelaku usaha pemula.

"Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan bagimana memanfaatkan bahan-bahan yang sederhanan, fasilitas teknologi yang terbatas bisa diolah menjadi barang yang memiliki nilai jual. Dan diminati oleh masyarakat luas, kemudian kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahtraan keluarga, dan mengurangi angka kemiskinan," katanya.

Saat ini Fomeka Kalbar telah memiliki kepengurusan di 8 Kabupaten dan kota Se Provinsi Kalbar.

Kedepan akan terus mengembangkan di 14 Kabupaten dan Kota, kemudian DPD Fomeka Kalbar juga telah memiliki gerai Rumah Oleh-Oleh Fomeka yang beralamat di Jalan Kom Yos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat.

Rumah Oleh-Oleh Fomeka ini sebagai wadah bagi seluruh aggota untuk memasarkan produknya, karena seluruh anggota Fomeka adalah pelaku UMKM.

"Fomeka akan terus konsisten dalam memajukan, menumbuhkan dan mengembangkan usaha dalam rangka membangun perekonomian nasional yang kuat menuju indonesia hebat berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan," tukasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved