Sekda Kapuas Hulu Minta Penurunan Stunting di Kapuas Hulu
Dijelaskan juga, Stunting yang diakibatkan kekurangan gizi ini terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK), dan tidak hanya menyebabkan hambatan pa
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu H Mohd Zaini telah membuka langsung kegiatan kampanye percepatan penurunan Stunting wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, di Desa Semangut Utara, Kecamatan Bunut Hulu, Rabu 3 Agustus 2022.
Sekda menyatakan, keadaan gizi masyarakat Indonesia saat ini masih belum mengembirakan, salah satu adalah, masalah Stunting.
"Dimana kita ketahui bersama bahwa, Stunting diakibatkan kekurangan gizi," ujarnya.
Dijelaskan juga, Stunting yang diakibatkan kekurangan gizi ini terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK), dan tidak hanya menyebabkan hambatan pada pertumbuhan fisik, dan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit.
• Sesuai Visi Misi, Kades Titian Kuala Kapuas Hulu Bayar PBB Masyarakat dari Hasil Bumdes
"Namun juga mengancam perkembangan kognitif yang akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas anak, serta risiko terjadinya gangguan metabolik yang berdampak pada risiko terjadinya penyakit degeneratif, seperti Diabetes Melitus, Hiperkolesterol, Hipertensi, Bahkan Stroke Pada Saat Usia Dewasa," ucapnya.
Selain itu juga Sekda meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, supaya melakukan koordinasi, agar kegiatan mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan, hingga tingkat desa dapat tepat sasaran.
"Terpenting lagi adalah, mengoptimalkan kampanye perubahan perilaku terkait Sunting kepada masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu," ungkapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Sekretariat-Daerah-Kabupaten-Kapuas-Hulu-H-Mohd-Zaini-saa23423.jpg)