Omicron Masih Merebak, Kini Muncul Deltacron | Ilmuwan Temukan Mutasi Baru Virus Corona Covid-19 ?
Deltacron adalah varian Covid-19 yang menggabungkan varian Delta dan Omicron. Para ilmuwan di Siprus telah mengidentifikasi 25 pasien terinfeksi varia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Omicron menjadi satu di antara varian terbaru dari virus Corona penyebab Covid-19.
Sejak ditemukan beberapa waktu lalu di kawasan Afrika, Omicron telah menjadi masalah besar di sejumlah belahan dunia saat ini.
Dengan Amerika Serikat menjadi satu di antaranya.
Per Senin 10 Januari 2022 lalu saja, jumlah infeksi harian Covid-19 di negara berjuluk Paman Sam itu mencapai rekor dunia baru.
• Rekor Dunia! 1,35 Juta Orang di Amerika Serikat Positif Covid-19 dalam Sehari | Efek Omicron ?
Sekurangnya, ada 1,3 jutaan orang yang terinfeksi dalam satu hari saja di Amerika Serikat.
Dengan varian Omicron menjadi biang kerok utamanya.
Kini, saat Omicron masih belum mereda dan masih menjadi masalah besar, sebuah varian baru diduga kembali ditemukan.
• Cegah Varian Omicron, Satgas Covid-19 Ketapang Terus Lakukan Percepatan Capaian Vaksinisasi
Kali ini oleh sejumlah ilmuwan Siprus.
Varian baru itu dinamai Deltacron.
Lantas, apa itu Covid-19 Deltacron?
Para ilmuwan di Siprus telah mengidentifikasi 25 pasien terinfeksi varian “Deltacron”.
Deltacron adalah varian Covid-19 yang menggabungkan varian Delta dan Omicron.
Leonidos Kostrikis, profesor ilmu biologi di Universitas Siprus, mengatakan Covid-19 varian “Deltacron” memiliki struktur genetik yang mirip varian Omicron dengan genom Delta.
Timnya telah mengidentifikasi 25 kasus varian hibrida Covid-19 Deltacron sejauh ini dan masih terlalu dini untuk menilai dampaknya, menurut laporan Bloomberg.
• Cara Mencegah Covid-19 Varian Omicron di Kalbar Menurut Malik Saepudin
Dari yang teridentifikasi Covid-19 Deltacron, 11 di antaranya adalah pasien yang sudah dirawat di rumah sakit dengan Covid-19, dan 14 di antaranya adalah masyarakat umum.