Breaking News:

PT Jasa Raharja Kalbar

Laka Beruntun Bundaran Digulis, Jasa Raharja Kalbar Sigap Ambil Tindakan

Pagi tadi petugas kami langsung menuju ke tempat kejadian kecelakaan dan juga rumah sakit tempat korban dirujuk untuk melakukan penjaminan biaya rawat

Editor: Nina Soraya
Tribunpontianak.co.id/Istimewa
Kasat Lantas Polresta Pontianak Kompol Rio Sigal Hasibuan bersama team dan Mobile Service Jasa Raharja Cabang Kalbar, Agung Wiraputra saat wawancara terkait kecelakaan beruntun di Digulis Untan, Selasa, 15 Juni 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kecelakaan maut di Pontianak kembali terjadi dan menggegerkan warga Kota Pontianak pada Selasa 15 Juni 2021 pagi.

Kecelakaan beruntun di Bundaran Untan ini melibatkan dua unit kendaraan. Yakni kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua tersebut terjadi tepatnya di Jalan Ahmad Yani tepatnya di Bundaran Digulis Pontianak.

Kecelakaan maut di Pontianak ini menewaskan satu pengendara sepeda motor.

Kecelakaan Maut di Bundaran Digulis Pontianak, Sri Hidayati Meninggal Dunia Saat Hendak Pergi Kerja

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat, Regy S. Wijaya, menyampaikan bela sungkawa dan prihatin atas musibah kecelakaan yang terjadi.

Pihaknya sebagai penyelenggara dana kecelakaan lalu lintas jalan, segera menerjunkan petugas untuk menindaklanjuti kecelakaan tersebut.

“Kami menyampaikan rasa prihatin dan juga belasungkawa atas musibah kecelakaan ini. Pagi tadi petugas kami langsung menuju ke tempat kejadian kecelakaan dan juga rumah sakit tempat korban dirujuk untuk melakukan penjaminan biaya rawatan,” ungkapnya.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat, Regy S. Wijaya.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat, Regy S. Wijaya. (TRIBUN/DOK)

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017, besarnya santunan untuk korban kecelakaan yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas jalan adalah sebesar Rp 50 juta.

Lalu penggantian biaya perawatan sebesar maksimal Rp 20 juta, biaya ambulans paling banyak Rp 500 ribu dan biaya P3K paling banyak Rp 1 juta. 

“Untuk korban yang mengalami luka-luka, saat ini sudah dilakukan perawatan di RS. Bhayangkara dan biaya perawatannya telah kami jaminkan,” lanjutnya.

KRONOLOGI LENGKAP, Polisi Temukan Botol Miras di Mobil yang Terlibat Kecelakaan di Bundaran Untan

Ketika disinggung mengenai rumor tentang pengendara mobil yang terindikasi berkendara dalam keadaan mabuk, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Unit Laka Lantas penyebab utama peristiwa tersebut terjadi.

“Sesuai dengan ketentuan PP Nomor 18 Tahun 1965 Pasal 13 poin c I, bahwa korban yang mengalami kecelakaan dalam keadaan mabuk atau tak sadar baik akibat pengaruh alkohol maupun narkoba maka korban mabuk tersebut tidak dapat kami tanggung biaya perawatannya,” jelasnya lebih lanjut.

VIDEO REKAMAN CCTV - Detik-detik dan Kronologi Kecelakaan Beruntun di Bundaran Digulis Pontianak

Lebih lanjut Regy menjelaskan untuk korban kecelakaan yang meninggal dunia, pihaknya melalui petugas Mobile Service Cabang, Agung Wiraputra melakukan kunjungan jemput bola ke rumah duka untuk menyampaikan secara langsung rasa belasungkawa sekaligus melakukan survei keabsahan ahli waris.

“Hari ini petugas kami melaksanakan survei ke rumah duka untuk memastikan siapa ahli waris yang sah dari korban untuk keperluan penyerahan santunan. Jika berkas sudah lengkap, maka santunan akan segera kami serahkan,” tuturnya.

Dalam Sepekan Dua Kali Kecelakaan di Kawasan Bundaran Digulis, Edi Minta Warga Disiplin Rambu Lalin

PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara dan senantiasa jarak aman antar kendaraan. Selalu menjaga kecepatan dan waspada meskipun kondisi jalan sedang lengang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved