Breaking News:

Solmadapar Gelar Aksi Demo ke Kantor Gubernur, Berikut Tuntutan Yang Disampaikan

Pada aksi ini pihaknya pun menuntut agar Pemprov Kalbar dapat memastikan bahwa titik itu tidak akan bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Sejumlah aktivis dari Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Pengemban Amanat Rakyat (SOLMADAPAR) Kalimantan Barat menggelar aksi demonstrasi di kantor Gubernur Kalbar menuntut Pemprov serius tangani Karhutla di Kalbar, Rabu 24 Februari 2021. 

Adiyani menjelaskan, beberapa tahun belakangan sudah ada 20 perusahaan di Kalbar yang sudah mendapat sanksi administrasi dari Gubernur Kalbar terkait karhutla. Kemudian lima perusahaan yang mendapat sanksi pidana dari penegak hukum.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Kalbar Kombespol Donny Charles Go juga menyampaikan keseriusan Polda Kalbar dan jajaran dalam mengatasi karhutla di wilayah Kalbar.

"Selama ini sudah berjalan penanganannya, yang terbaru, kita sudah melaksanakan gelar pasukan dan peralatan untuk mengantisipasi Karhutla di Mako Brimob,” katanya, Selasa 23 Februari 2021.

Baca juga: Polsek Kembayan Motori Apel Bersama untuk Antisipasi Karhutla, Libatkan Semua Elemen Masyarakat

Melalui kesempatan itu, para pimpinan Polri di Kalbar mulai dari Kapolda dan Kapolres mengecek kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi karhutla.

"Mulai dari kesiapan personel damkar, peralatan yang dimiliki serta sarana penting lainnya seperti embung, kanal batas dan lain-lain," paparnya.

Ia mengatakan, saat ini di Kalbar terdapat dua laporan polisi terkait karhutla, yang sedang ditangani jajaran Polda Kalbar.

Kedua kasus itu masing-masing berada di Polresta Pontianak dan Polres Mempawah.

"Dua kasus tersebut semua masih perorangan, untuk sejumlah lahan lainnya masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Selanjutnya, terkait kasus kebakaran lahan di wilayah perusahaan yang terjadi beberapa tahun lalu, menurut Donny, beberapa kasus sudah memasuki tahap dua. Bahkan ada yang sudah sampai vonis pengadilan.  "Ada yang sudah tahap dua dan divonis oleh pengadilan," jelasnya.

16 Titik Panas

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved