Kapolres Mempawah Beberkan Hasil Selama 14 Hari Operasi Pekat

Kapolres Mempawah AKBP Fauzan Sukmawansyah, memberikan penjelasan tentang Operasi Pekat Kapuas yang pihaknya lakukan.

Penulis: Ramadhan | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Pemusnahan barang bukti terkait Operasi Pekat Kapuas 2020 Kamis 3 Desember 2020. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ramadhan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Polres Mempawah lakukan Pers Rilis terkait Operasi Pekat Kapuas 2020 yang dilakukan selama 14 hari, sejak 12 sampai 27 November 2020.

Pers rilis tersebut dilaksanakan di Polres Mempawah, pada Kamis 3 Desember 2020 siang.

Kapolres Mempawah AKBP Fauzan Sukmawansyah, memberikan penjelasan tentang Operasi Pekat Kapuas yang pihaknya lakukan.

“Ada sebanyak 227 orang yang kita amankan, untuk itu sebanyak 204 orang dilakukan pembinaan, dan 23 orang lainnya dilakukan penahanan dikarenakan merupakan tindak pidana,” ungkap Fauzan kepada awak media saat menggelar pers rilis.

Fauzan mengatakan Operasi Pekat Kapuas 2020 digelar oleh Polres Mempawah serta Polsek Jajarannya sebanyak 146 kegiatan dengan tujuh sasaran.

Baca juga: Kapolres Mempawah Siap Lakukan Penegakan Hukum Terhadap Pelanggar Prokes

Untuk tujuh sasaran tersebut yaitu perjudian, Miras, Narkoba, premanisme, prostitusi, petasan dan senjata api/senjata tajam, berikut pemaparan Kapolres Mempawah

"Untuk perjudian, polisi berhasil mengungkap enam kasus dengan jumlah tersangka 16 orang, dengan total uang hasil perjudian yang disita sebanyan Rp 4.974.000, berikut dengan barang bukti lainnya.

Untuk minuman keras yang berhasil diungkap Kepolisian ada 29 kasus, dengan tersangka 35 orang, dua orang masih dalam proses penyidikan dan 33 lainnya dilakukan pembinaan.

Kemudian setelah itu untuk penyalahgunaan narkoba ada sebanyak lima kasus dengan sembilan orang orang tersangka.

Baca juga: Sat Sabhara Polres Mempawah Patroli Sampaikan Imbauan Kesehatan

Setelah itu untuk Premanisme berhasil mengungkap sebanyak 68 kasus, dengan 108 orang yang kemudian dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Lanjut setelah itu untuk Prostitusi atau perbuatan asusila, pihak Kepolisian berhasil menangani sebanyak 21 kasus, dan mendapatkan 42 tersangka, yang semuanya dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Untuk Selanjutnya kasus petasan ada 3 kasus, dengan 3 orang tersangka, berikut barang buktinya, yang mana ke 3 orang tersebut juga diberikan pembinaan dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali.

"Dan terakhir yaitu mengenai senjata api dan senjata tajam, ada sebanyak 14 kasus yang ditangani, dan didapati 10 barang bukti yaitu senjata api rakitan jenis lantak dan 4 sajam," jelas Kapolres.

Setelah menggelar pers rilis tersebut, dilakukan pemusnahan barang bukti di halaman Polres Mempawah

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved