Hearing dan Rapat Dengar Pendapat dengan AWAS, Figo : Tidak Ada Regulasi Yang Melarang

Dalam konteks kepentingan umum marilah kita sedikit demi sedikit mengalahkan ego kita.

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAWAN GUNAWAN
DPRD Kabupaten Sambas saat melaksanakan Hearing bersama dengan Komunitas AWAS, di ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Sambas, Selasa (5/5/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo mengatakan yang pertama dirinya mengapresiasi langkah yang di ambil oleh pihak Aliansi warung kopi dan cafe di Kabupaten Sambas.

Yang meminta untuk melaksanakan Hearing dan rapat dengar pendapat untuk membahas dampak Pandemi Covid-19 terhadap para pedagang warung kopi dan cafe di Kabupaten Sambas.

"Pertama kami apresiasi karena ditengah kondisi begini kota punya solidaritas yang tinggi, salah satunya adalah komunitas AWAS," ujarnya, Selasa (5/5/2020) di gedung DPRD Kabupaten Sambas.

Ditegaskan Figo, saat ini tidak ada larangan bagi masyarakat untuk membuka usahanya kembali. Karena memang belum ada regulasi yang melarang.

Lerry Kurniawan Figo Paparkan Faktor yang Jadi Kendala Pariwisata di Kabupaten Sambas

"Sampai dengan saat ini belum ada aturan atau kebijakan dari pemerintah daerah yang melarang untuk melakukan usaha dan lain sebagainya. Baik itu dalam bentuk aturan ataupun regulasi yang melarang," kata dia.

"Hanya saja memang ada status yang ditetapkan oleh Pemda yaitu KLB. Dan ada aturan yang harus di ikuti, dimana harus mematuhinya batasan, jaga jarak, pakai masker dan lain sebagainya," ungkap dia.

Dijelaskan Figo, DPRD pun menginginkan agar kegiatan usaha dan UMKM Sambas bisa terus tumbuh dan bertahan ditengah Pandemi Covid-19.

"Tentu kita harus bersama-sama, kami ingin bapak ibu tetap eksis tapi dengan catatan menjaga Physical Distance untuk mencegah penularan covid-19. Tapi jika masih tidak patuh, ya wajar saja," ungkapnya.

Karenanya ia berharap agar masyarakat bisa sedikit bersabar sambil menunggu selesainya pandemi Covid-19.

"Dalam konteks kepentingan umum marilah kita sedikit demi sedikit mengalahkan ego kita. Agar tidak ada masalah-masalah yang bisa berdampak pada orang banyak. Karena memang kita selain melihat dampak Ekonomi, tapi juga kita harus melihat dampak kesehatan," tutup Figo.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved