Lerry Kurniawan Figo Paparkan Faktor yang Jadi Kendala Pariwisata di Kabupaten Sambas

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo mengatakan permasalahan utama di Kabupaten Sambas saat ini adalah infrastruktur.

Lerry Kurniawan Figo Paparkan Faktor yang Jadi Kendala Pariwisata di Kabupaten Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Foto Bersama Pemateri dan Anggota DPRD Kabupaten Sambas Lerry Kurniawan Figo (Batik No Tiga dari Kiri) setelah kegiatan Simposium Nasional, Kamis (8/8/2019) di Politeknik Negeri Sambas. 

Lerry Kurniawan Figo Paparkan Faktor yang Jadi Kendala Pariwisata di Kabupaten Sambas

SAMBAS - Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo mengatakan permasalahan utama di Kabupaten Sambas saat ini adalah infrastruktur. 

Menurutnya, saat ini Sambas memiliki banyak potensi yang bisa di kembangkan. Termasuk sektor pariwisata yang sangat bagus, tapi sulit untuk di jangkau karena keterbatasan infrastruktur. 

"Di Aruk Infrastruktur dasar sudah baik, dan itu juga batas negara. Kalau di Paloh kan statusnya masih Pos Lintas. Ini kan keduanya daerah perbatasan," ujarnya, Kamis (8/8/2019) saat menghadiri Simposium Nasional di Politeknik Negeri Sambas (Poltesa)

"Itu keduanya punya karakteristik yang berbeda, karena temajuk Infrastruktur dasar belum memadai. Jaringan telekomunikasi, jalan dan fasilitas sarana dan prasarana belum memadai. Oleh karenanya, sektor pariwisata kita jadi terkendala dan terlambat untuk maju," ungkapnya. 

Baca: VIDEO: Sambutan Ketua PP KSU Terkait Pembentukan Kabupaten Sambas Utara

Baca: Desa Mekar Sekuntum Dukung Pembentukan Kabupaten Sambas Utara

Ia menegaskan, dulu Sambas punya Konsep Paloh-Sajingan (PALSA). Untuk itu, ia meminta agar konsep itu tinggal di maksimalkan saja untuk memberikan kesejahteraan buat Masyarakat.

"Karena PALSA itu kita patut bersyukur khususnya untuk Paloh Sajingan, tinggal kita bagaimana memaksimalkannya sehingga bisa menciptakan potensi lainnya, yang kemudian bisa di kembangkan untuk kesejahteraan masyarakat sebesar-besarnya. Salah satunya mungkin adalah produk ekspor, selain kita memperkenalkan pariwisata kita," ungkapnya. 

Menurut Figo, dengan konsep yang sudah ada maka hanya perlu bagaimana nanti Pemda bisa mengembangkan Produk-produk dengan kualitas Ekspor.

Saat ini, Politisi Partai Nasdem itu menilai Pemkab Sambas belum punya master plan untuk pembangunan dan pengembangan kawasan perbatasan. 

Apakah wilayah perbatasan yang kaya akan Sumberdaya Alamnya itu  mau di kembangkan menjadi kawan pariwisata, atau hanya menjadi daerah perlintasan saja. 

Baca: Wahyudi Dorong Sambas Rencanakan Kawasan Ekonomi Khusus di Perbatasan RI-Malaysia

Baca: Mahyus Dorong Pembentukan Kecamatan Istimewa di Sambas

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved