Virus Corona Masuk Kalbar

Covid-19 Mewabah Dunia Usaha Lesu, Pontianak Lakukan Strategi Terapkan Insentif & Kawal Stok Pangan

Tak ayal kepala daerah harus melakukan sejumlah kebijakan penyesuaian agar tidak memberatkan pelaku usaha.

Covid-19 Mewabah Dunia Usaha Lesu, Pontianak Lakukan Strategi Terapkan Insentif & Kawal Stok Pangan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono saat diwawancara wartawan 

PONTIANAK - Dampak wabah corona covid-19 terus berimbas kurang baik kondisi perekonomian di masyarakat.

Upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 dengan diberlakukannya kebijakan pemerintah bagi semua orang tinggal di rumah saja sangat berimbas pada dunia usaha.

Tak ayal kepala daerah harus melakukan sejumlah kebijakan penyesuaian agar tidak memberatkan pelaku usaha.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengaku tengah mengkaji untuk memberikan insentif kepada dunia usaha yang terdampak mewabahnya virus corona yang memicu penyakit Covid-19.

Insentif berupa keringanan pajak ini diberikan untuk usaha warung kopi, hotel, dan restoran.

“Insentifnya akan kita kaji berapa bulan akan dibebaskan pajaknya bagi warung-warung kopi, kita akan beri keringanan. Kita akan kaji apakah enam bulan setelah ini, terutama juga yang paling berdampak ini kan bagi pengelola restoran dan hotel," ujar Wali Kota Pontanak Edi Rusdi Kamtono, Rabu (25/3/2020).

Edi menjelaskan, kebijakan ini akan berdampak pada pengurangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak.

Namun, insentif ini penting diterapkan guna keberlangsungan usaha di Kota Pontianak.

Omzet Menurun Tajam, Pengusaha Restoran di Pontianak Sambut Baik Wacana Pembebasan Pajak

"Selama ini akan ada 10 persen yang disetor ke kas daerah, nah itu bisa saja nanti kita bebaskan untuk beberapa bulan ke depan," lanjutnya.

Selain insentif bagi dunia usaha, Edi juga memastikan ketersediaan stok pangan.

Halaman
1234
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved