Progres Pembangunan Terminal Kijing Sudah 23 Persen, Pelindo Targetkan Rampung Pertengahan 2020

Adi Sugiri menjelaskan, daya tampung kapasistas Terminal Kijing untuk kontainer sekitar 2 juta teus, kemudian untuk curah kering sekitar 15 juta ton

Progres Pembangunan Terminal Kijing Sudah 23 Persen, Pelindo Targetkan Rampung Pertengahan 2020
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ASHORY
Progres pembangunan Terminal Kijing sudah mencapai 23 persen, diperkirakan akan rampung pada pertengahan tahun 2020, Kamis (19/9/2019) 

Progres Pembangunan Terminal Kijing Sudah 23 Persen, Pelindo Targetkan Rampung Pertengahan 2020

MEMPAWAH - Progres pembangunan Terminal Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah terus berlanjut. Diperkirakan pada pertengahan tahun 2020 nanti sekitar bulan Juli pelabuhan internasional tersebut akan mulai beroperasi.

General Manager PT Pelindo II Cabang Pontianak, Adi Sugiri mengatakan, saat ini progres pembangunan Terminal Kijing sudah mencapai 23 persen, dan pihaknya optimis pertengahan tahun depan akan rampung.

"Untuk progres pembangunan Terminal Kijing sekarang sudah 23 persen, kita optimis bisa selesai di pertengahan tahun 2020 nanti, karena tahap awal kita upayakan dermaga satu kilometer itu rampung," ujarnya, saat melakukan peninjauan progres pembangunan Terminal Kijing, Kamis (19/9/2019).

Adi Sugiri menjelaskan, daya tampung kapasistas Terminal Kijing untuk kontainer sekitar 2 juta teus, kemudian untuk curah kering sekitar 15 juta ton dan curah cair 12 juta ton. 

Baca: Bupati Mempawah Dukung Proses Pembangunan Terminal Kijing, Permudah Regulasi Perda

Baca: Kabut Asap Tebal di Mempawah Ganggu Aktivitas Pengerjaan Terminal Kijing

Lebih rinci dia menjelaskan, bahwa Terminal Kijing ini adalah bagian dari pengembangan Pelabuhan Dwikora Pontianak, yang saat ini masih memiliki beberapa keterbatasan.

"Untuk lahan yang hanya sekitar 9 hektar dengan produktivitas kontainer mencapai 300 ribu teus itu belum maksimal, makanya kita kembangkan di Terminal Kijing ini, dimana kedalaman disini sekitar 15 meter, kalau di Pelabuhan Dwikora itu hanya sekitar 4 meter," jelasnya.

Adi menjelaskan, pada tahap awal pembangunannya, Terminal Kijing akan memiliki dermaga multipurpose sepanjang 1 kilometer, kemudian pada ultimate pembangunannya dermaga akan diperpanjang menjadi 5 kilometer. 

Baca: Pembangunan Pelabuhan Kijing Capai 23 Persen, Target Beroperasi 2020 Mendatang

Baca: Pelabuhan Kijing Berskala Internasional Akan Mendongkrak Perekonomian Kalbar

"Rencana yang akan kita bangun di tahap awal ini sepanjang 1 kilometer untuk multipurpose, kemudian ultimate nya dermaga sepanjang kurang lebih 5 kilometer, yang memakan luas lahan atau backup area 500 hektar," ujarnya.

Kemudian, untuk sistematis pengerjaan Terminal Kijing, Adi mengatakan PT Wika melakukan pengerjaan dua arah, yakni dari laut dan dari darat.

"Saat ini pembangunan Terminal Kijing sedang dalam progres pemancangan, jadi proses pembangunan kita secara bersamaan, dari sisi darat dan sisi laut dua-duanya kita kebut. Di laut sendiri, pemancangan masih terus berjalan untuk pondasi membuat trestle sepanjang 3 kilometer," pungkasnya.  

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved