Bupati Mempawah Dukung Proses Pembangunan Terminal Kijing, Permudah Regulasi Perda

Erlina mengatakan, Pelindo juga telah melakukan ganti untung kepada masyarakat yang terdampak pembangunan Terminal Kijing, baik itu lahan dll

Bupati Mempawah Dukung Proses Pembangunan Terminal Kijing, Permudah Regulasi Perda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ASHORY
Bupati Mempawah Hj Erlina Dukung Proses Pembangunan Terminal Kijing, Permudah Regulasi Perda 

Bupati Mempawah Dukung Proses Pembangunan Terminal Kijing, Permudah Regulasi Perda

MEMPAWAH - Guna mendukung mulusnya proses pembangunan Pelabuhan Internasional Terminal Kijing, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mempawah akan membuat regulasi yang memihak kepada proses pembangunan.

"Kecamatan Sungai Kunyit telah menjadi kawasan Pelabuhan Internasional yakni Terminal Kijing yang saat ini sedang di bangun, yang insyaallah dampaknya akan besar terhadap kemajuan daerah," ujar Bupati Mempawah, Erlina, pada Kamis (19/9/2019).

Erlina mengatakan, Pemerintah Daerah terus memberikan dukungan semaksimal mungkin agar pembangunan Terminal Kijing berjalan lancar, seperti regulasi peraturan daerah yang menyesuaikan perkembangan ekonomi kedepannya.

"Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah terhadap pembangunan Terminal Kijing, kita membuat regulasi peraturan daerah tidak akan mempersulit, dalam artian kita selalu mempermudah proses pelaksanaan pengerjaan," ujarnya. 

Baca: Kabut Asap Tebal di Mempawah Ganggu Aktivitas Pengerjaan Terminal Kijing

Baca: Pembangunan Pelabuhan Kijing Capai 23 Persen, Target Beroperasi 2020 Mendatang

Erlina mengatakan, Pelindo juga telah melakukan ganti untung kepada masyarakat yang terdampak pembangunan Terminal Kijing, baik itu lahan yang ada di daratan, maupun para nelayan yang ada di laut.

"Kita bisa melihat dampaknya dengan jelas, dari kehidupan masyarakat yang ada di sana, terlebih bagi yang menerima ganti untung dari Pelindo, kesejahteraan ekonominya meningkatkan drastis," ujarnya.

Lebih jauh, Bupati Erlina mengatakan, saat ini Terminal Kijing sedang dalam proses pengerjaan, selama pembangunan sampai beroperasi nanti, Pelabuhan Internasional itu akan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mempawah.

"Saat ini kami hanya bisa menyerap PAD dari galian C, dan beberapa kegiatan penimbunan yang ada di proyek tersebut," katanya. 

Baca: Pembangunan Pelabuhan Terminal Kijing Capai 23 Persen, Lahan 7,7 Hekatare Masih Terkendala

Baca: Pelabuhan Kijing Beroperasi Potensi Pemasukan Kalbar Hingga Rp 500 Miliar

Saat beroperasi nanti, Erlina optimis itu akan memberikan dampak besar kontribusinya terhadap PAD Kabupaten Mempawah.

"Saya rasa kontribusinya pasti ada, tidak mungkin kami dilewatkan, kami berharap pemerintah Pusat dan Provinsi memperhitungkan kami di Daerah, dalam arti sumber PAD yang didapat dari situ nanti akan diserap oleh Daerah," ujarnya.

Kemudian, Erlina berharap, Pelindo memprioritaskan Sumber Daya Manusia yang ada di Kabupaten Mempawah untuk bekerja di pelabuhan internasional tersebut.

"Saat ini Pemerintah Daerah terus mempersiapkan SDM masyarakat Kabupaten Mempawah, agar kedepannya bisa bekerja di Terminal Kijing, kita harap banyak tenaga kerja lokal yang diserap oleh mega proyek tersebut," pungkasnya.

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved