Gerebek Ilegal Logging di Ambawang, Polisi Temukan Sembilan Lokasi

Sekitar 42 personel gabungan dikerahkan dalam operasi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polli.

Gerebek Ilegal Logging di Ambawang, Polisi Temukan Sembilan Lokasi
TRIBUNPONTIANAK/RIVALDI ADE MUSLIADI
Tim gabungan dari Sat Reskrim dan Sat Sabhara Polresta Pontianak, melakukan penggerebekan aktivitas illegal logging di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Kamis (19/9). Sekitar 42 personel gabungan dikerahkan dalam operasi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polli bersama Kasat Sabhara. 

Gerebek Ilegal Logging di Ambawang, Polisi Temukan Sembilan Lokasi

PONTIANAK - Tim gabungan dari Sat Reskrim dan Sat Sabhara Polresta Pontianak, melakukan penggerebekan aktivitas illegal logging di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, Kamis (19/9).

Sekitar 42 personel gabungan dikerahkan dalam operasi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polli bersama Kasat Sabhara.

Berangkat dari Mapolresta sekitar pukul 09:30 WIB, tim menuju ke lokasi dengan menempuh waktu perjalanan sekitar 2 jam.

Tiba di wilayah Desa Teluk Bakung, dari jalan aspal tim masuk lagi melalui jalan tanah untuk mencapai lokasi.

Baca: Berhenti Lakukan Illegal Logging, Kelompok Tani Jalin Kerjasama dengan Dinas Pertanian

Baca: Ditreskrimus Terjunkan Korwas Dukung SPORC Grebek Illegal Logging

Sekitar 600 meter masuk ke dalam dari jalan raya, tim sudah menemukan sebuah pondok beserta pekerja yang sedang melakukan aktivitas ilegal logging.

Selanjutnya, tim berpencar karena diduga lokasi ilegal logging diduga lebih dari 5 TKP.

Dan benar saja, saat ditelusuri lebih dalam dari jalan tersebut, setidaknya tim menemukan ada sekitar 9 lokasi.

Namun sayang, tidak semua dari lokasi tersebut tim menemukan pekerja yang sedang beraktivitas.

Seperti lokasi yang terakhir ditelusuri, lokasi sudah sepi dari pekerja.

Halaman
123
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved