Lahan Perusahaan Perkebunan di Landak Terbakar, Kapolsek Datanggi TKP Tempuh 17 KmTerobos Hutan

Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin berserta personil Polsek dan Satgas pendampingan Karhutla, mendatangi salah satu titik hotspot

Lahan Perusahaan Perkebunan di Landak Terbakar, Kapolsek Datanggi TKP Tempuh 17 KmTerobos Hutan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolsek Mandor saat berada di lokasi Karhutla di PT GPS dan ikut padamkan sisa-sisa api 

Lahan Perusahaan Perkebunan di Landak Terbakar, Kapolsek Datanggi TKP Tempuh 17 KmTerobos Hutan

LANDAK - Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin berserta personil Polsek dan Satgas pendampingan Karhutla, mendatangi salah satu titik hotspot yang terpantau oleh satelit pada Rabu (14/8/2019).

Letak hotspot tersebut berjarak sekitar 17 KM dari Polsek Mandor, dengan melintasi hutan dan perkebunan PT CG dan PT GPS yang berbatasan dengan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK).

"Letak titik hotspot ini berada di lokasi PT GPS, yang berbatasan dengan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus. Luas lahan yang terbakar sekitar 1,8 hektar," ujar Kapolsek.

Baca: Klasemen Liga 1 2019: Persipura Bikin Persib Turun Peringkat, Peluang PSM Lampaui Kalteng Putra

Baca: Dirlantas Sebutkan 4 Faktor Yang Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas

Baca: Kecelakaan Lalu Lintas Didominasi Kendaraan Roda Dua, Dirlantas Imbau Pengendara Motor Berhati-hati

Kapolsek menjelaskan, hasil pengecekan di lokasi titik api tersebut ternyata api memang sudah padam. Hanya tersisa asap bekas-bekas kebakaran, dan melakukan proses penyemprotan. Serta kanalisasi yang dibantu oleh pihak perusahaan,

"Saya ucapkan terima kasih banyak pada rekan-rekan Satgas Karhutla serta kepada karyawan PT GPS yang sudah terus berupaya untuk mencegah kebakaran ini agar tidak meluas," terangnya.

Pada kegiatan ini pun Kapolsek juga turun langsung melakukan penyiraman di lokasi bekas kebakaran tersebut, dengan menggunakan mesin robin milik PT GPS.

"Mari kita bersama-sama cegah Karhutla, kalau bukan kita siapa lagi. Tetap semangat dan utamakan keselamatan dalam proses pemadaman," Pesan Kapolsek pada personil Satgas serta masyarakat dan karyawan PT GPS yang melakukan pemadaman.

Sedangkan untuk penyebab kebakaran apakah ada unsur kesengajaaan, pihaknya masih menyelidiki. "Dugaan sementara terbakar, tapi kita juga masih melakukan penyelidikan," pungkas Kapolsek.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved