Dirlantas Sebutkan 4 Faktor Yang Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas

Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar menggelar rapat koordinasi dengan tema, "Membangun Sinergitas dalam Mengatasi Permasalahan

Dirlantas Sebutkan 4 Faktor Yang Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Fadriani
Dirlantas menjawab pertanyaan dari Tribun Pontianak, usai membuka rapat koordinasi forum lalu lintas dan angkutan jalan tahun 2019, 

Dirlantas Sebutkan 4 Faktor Yang Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas

KUBU RAYA - Direktorat Lalu Lintas Polda Kalbar menggelar rapat koordinasi dengan tema, "Membangun Sinergitas dalam Mengatasi Permasalahan-permasalahan Lalu Lintas di Jalan Raya dalam Mewujudkan Kamseltibcarlantas di Provinsi Kalimantan Barat," pada Rabu (14/8) di Gardenia Resort and Spa.

Dirlantas menghadirkan para stakeholder dari Jasa Raharja, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalbar, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalbar sebagai pembicara pada rapat kali ini.

Rapat kali ini membahas tentang evaluasi tugas dari masing-masing stakeholder kepolisian terkait kecelakaan lalu lintas.

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar, Kombes Pol Asep Akbar Hikmana, terdapat empat faktor yang paling dominan penyebab kecelakaan lalu lintas, yakni kondisi jalan, cuaca, pengendara dan kondisi kendaraan.

Baca: SEDANG LIVE: Indonesia U18 Vs Myanmar, Duel PenentuAn Juara Grup Piala AFF, LINK SCTV & LIVE SCORE

Baca: Kecelakaan Lalu Lintas Didominasi Kendaraan Roda Dua, Dirlantas Imbau Pengendara Motor Berhati-hati

Baca: KARIER -Ramalan Zodiak Hari Kamis 15 Agustus 2019, SCORPIO Efektif, Jangan Lewatkan Kesempatan LIBRA

"Ada karena kelelahan pengemudi, ada yang memang tidak tau jalan, ya karena baru satu kali melintas, kemudian karena jalannya bagus jadi mengemudinya terlalu kencang. Faktor cuaca, misalnya ada hujan, jalan jadi licin," ungkapnya usai memberikan kata sambutan.

Dirinya juga telah menghimbau kepada Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) bahwasanya jalan Kalbar ini merupakan jalan lintas antar kota kabupaten dan desa.

Oleh karena itu, setiap ada kejadian kecelakaan lalu lintas, Kasat Lantas harus berkoordinasi dengan forum dan instansi stakeholder sehingga dapat dievaluasi bersama-sama. Kemudian dapat membuat rambu jalan, jalan kejut (speed trap), dan baliho himbauan.

"Nanti dievaluasi oleh Kasat Lantas, ada berapa titik dalam satu ruas jalan tersebut sering terjadi kecelakaan. Apakah karena faktor jalannya atau karena jalannya nikung terus banyak pohon. Itukan harus sama-sama mengerjakannya," ungkapnya kepada Tribun.

Ia berharap, dalam berkendara masyarakat dapat mematuhi peraturan lalu lintas, memiliki kesiapan dalam berkendara yang meliputi kesehatan pengendara dan kesehatan kendaraan dan memiliki surat-surat berkendara yang lengkap, serta berhenti di tempat pemberhentian jika pengendara merasa lelah.

Selain itu, ia meminta masyarakat untuk berhati-hati jika ingin mendahului orang lain saat berkendara, dan tidak berkendara dengan kecepatan tinggi. (Rizki Fadriani).

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved