Amankan 400 Butir Pil Ekstasi, BNN Kalbar Ungkap Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Pontianak

"Pada kenyataannya memang pengendali dari narkotika yang saat ini kita tanggani masih di dalam lapas kelas II A Pontianak," ujarnya.

Amankan 400 Butir Pil Ekstasi, BNN Kalbar Ungkap Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Plt Kabid Pemberantasan BNNP Kalbar, Anida Sari 

Amankan 400 Butir Pil Ekstasi, BNN Kalbar Ungkap Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Pontianak

PONTIANAK - Pada press release pemusnahan barang bukti narkotika oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalbar, Selasa (9/7/2019) ditemukan fakta bahwa para tersangka diketahui menjalankan transaksi dari dalam lapas. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Plt Kabid Pemberantasan BNNP Kalbar, Anida Sari. Ia mengatakan, dalam kejadian ini setidaknya ada tiga tersangka, di mana dua tersangka lainnya merupakan narapidana Lapas Kelas II A dengan barang bukti berjumlah 400 butir ekstasi. 

"Pada kenyataannya memang pengendali dari narkotika yang saat ini kita tanggani masih di dalam lapas kelas II A Pontianak," ujarnya. 

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan para tersangka berkomunikasi melalui handphone, namun dirinya tidak bisa memastikan dari mana dan bagaimana handphone tersebut didapatkan oleh napi yang berada di dalam lapas. 

Baca: BNN Kalbar Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari 3 Tersangka

Baca: 2019 Baru Sampai Mei, BNN Kalbar Sudah Amankan Lebih dari 113 Kg Sabu dan Ratusan Ribu Pil Ekstasi

"Dari keterangan kalau untuk jual beli masih bisa ditutup tapi kalau untuk berkomunikasi diluar, mereka menyewa handphone untuk berkomunikasi. Mungkin para napi yang punya handphone yang bisa mereka sewa. Kita juga masih menyelidiki pelaku menyewa handphone dari siapa," ungkapnya. 

Penangkapan tersangka bermula pada Jumat (21/6/2019) lalu sekitar pukul 16.00 WIB. BNN Provinsi Kalbar mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang perempuan yang membawa Narkotika dari Entikong menuju Pontianak menggunakan mobil Suzuki Swift warna hitam. 

Setelah menerima informasi tersebut, pihaknya langsung bergerak menyebar di sekitaran Jalan Trans Kalimantan Km 11. 

"Karena informasinya mobil yang disebutkan informan akan menggunakan jalan trans kalimantan menuju ke pontianak," katanya. 

Lalu pada pukul 17.50 WIB, lanjut dia, ciri-ciri mobil sesuai informasi yang diterima BNNP Kalbar terlihat bergerak melintas di sekitar lokasi. Kemudian, tepat di depan sebuah tokok buah di Km 11 pinggir jalan Trans Kalimantan, kecamatan Kuala Ambawang, kabupaten Kubu Raya tim menghentikan mobil tersebut. 

Baca: 2 Tersangka Dihadirkan Pada Pemusnahan Barang Bukti Narkotika oleh BNN Kalbar

Baca: Terkait Pengungkapan Narkoba Ratusan Kilo, Kapolda Didi Haryono Datangi BNN Kalbar

Halaman
12
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved