Terkait Jalan Tol Pontianak-Singkawang, Yoris: Pikirkan Jangka Panjang Kebutuhan Masyarakat

Ini agar dapat memberikan kenyamanan dalam berkendaraan apalagi kita juga telah merasakan tingkat kemacetan yang semakin tinggi

Terkait Jalan Tol Pontianak-Singkawang, Yoris: Pikirkan Jangka Panjang Kebutuhan Masyarakat
TRIBUN PONTIANAK/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Sekretaris Umum Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Singkawang, Yoris Anes. 

Terkait Jalan Tol Pontianak-Singkawang, Yoris:  Pikirkan Jangka Panjang Kebutuhan Masyarakat

SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang telah menjajaki rencana ini lebih lanjut dengan melakukan pertemuan bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XX di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak, Senin (11/6/2019).

Tak hanya jalan tol, Pemkot juga membahas rencana pembangunan akses jalan bandara Kota Singkawang.

Kemudian pelebaran jalan dalam kota yang menyambung di jalan dua arah dari masuk Kota Singkawang yang saat ini hanya sampai di Pasir Panjang.

Rencana pembangunan lainnya yakni Trans Borneo yang menghubungkan antara negara tetangga dengan Kota Singkawang.

Baca: Ketut Widhiartha: RSUD Sekadau Masih Kekurangan Spesialis Bedah

Baca: Rupinus: Jembatan Rusak di Desa Sebetung sudah Laporkan ke Provinsi

Ada pula pembangunan Ring Road Barat dan Ring Road Selatan jalan untuk angkutan yang menuju Kabupaten Sambas maupun Kabupaten Bengkayang sehingga tidak masuk dalam kota.

Sekretaris Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Singkawang, Yoris Anes mengatakan pembangunan jalan tol Pontianak Singkawang memberikan warna baru tentang kemajuan Provinsi Kalbar yang mana pemerintah telah memikirkan jangka panjang kebutuhan masyarakat.

"Ini agar dapat memberikan kenyamanan dalam berkendaraan apalagi kita juga telah merasakan tingkat kemacetan yang semakin tinggi," katanya, Selasa (11/6/2019).

Ia menilai hal ini juga menimbulkan persepsi publik yang positif tentang informasi dan komunikasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang sudah sepakat tentang pembangunan jalan tol dari Pontianak hingga Singkawang.

Hanya yang menjadikan catatan pihaknya secara khusus, jika nanti terlaksana pembangunan jalan tol ini, harapannya pemerintah tidak mengabaikan aspek  sosial yang akan muncul dimasyarakat.

Pemerintah juga harus punya solusi yang tepat menangani permasalahan pembebasan lahan, kerusakan fasilitas umum saat proses pembangunan, kemacetan pada saat proses dan dampak kerusakan lingkungan pada saat pengerjaan proyek tersebut. "Ini yang menjadi catatan kami secara khusus," ungkap Yoris. 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved