Waspada DBD

Waspada! Kasus Suspek DBD Mendominasi Layanan RSUD Soedarso Pontianak Sepanjang 2026

Kasus tertinggi kata drg Hary Agung terjadi pada Januari 2026 dengan total 22 pasien, disusul Februari sebanyak 15 pasien.

Tayang:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA/Shutterstock/Ninny2405
DBD SOEDARSO - Ilustrasi nyamuk Dengue penyebab DBD. RSUD dr Soedarso mencatatkan dominasi kasus suspek DBD hingga Mei 2026. 

Jumlah tersebut tersebar di sejumlah Kecamatan.

Berdasarkan data kasus terbanyak DBD di Kecamatan Putussibau Utara mencapai 36 kasus, banyak kedua ada berada Kecamatan Bunut Hulu 25 kasus, dan ketiga di Kecamatan Putussibau Selatan 21 kasus.

Sisanya terbesar di Kecamatan Semitau 15 kasus, Embaloh Hilir 14 kasus, Batang Lupar 14 kasus, Selimbau 11 kasus, Empanang 8 kasus, Kalis 6 kasus, Mentebah 4 kasus, Bunut Hilir 4 kasus.

Lalu Kecamatan Hulu Gurung 7 kasus, Suhaid 6 kasus (satu orang meninggal dunia), Seberuang 2 kasus, Pengkadan 1 kasus, Silat Hulu 1 kasus, silat Hilir 1 kasus, Jongkong 1 kasus, dan Embaloh Hulu 1 kasus. 

Cara Mencegah DBD

1. 3M Plus: Menguras, Menutup, Mengubur barang bekas + menggunakan lotion anti nyamuk, kelambu, kawat nyamuk.

2. Fogging di daerah rawan bila diperlukan.

3. Vaksinasi dengue tersedia untuk anak usia 9–16 tahun di daerah endemis.

4. Menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari genangan air.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved