Waspada DBD
Update DBD Kapuas Hulu Terbaru: Total 179 Kasus, 1 Anak Meninggal Dunia dan 5 Pasien Masih Dirawat
Hingga kini, lima pasien kasus DBD masih dirawat di rumah sakit Pemerintah Daerah Kapuas Hulu per Selasa 19 Mei 2026.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Ringkasan Berita:
- Sebelumnya, DBD baru saja merenggut nyawa seorang bocah laki-laki bernama Muhammad Rafa Azka Putra (8) di Dusun Kampung Baru, Desa Nanga Suhaid, Kecamatan Suhaid.
- Rafa dinyatakan meninggal sekitar 11-12 Mei 2026 lalu.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kasus demam berdarah dengue (DBD) menjadi perhatian khusus di Kabupaten Kapuas Hulu.
Sebelumnya, DBD baru saja merenggut nyawa seorang bocah laki-laki bernama Muhammad Rafa Azka Putra (8) di Dusun Kampung Baru, Desa Nanga Suhaid, Kecamatan Suhaid.
Rafa dinyatakan meninggal sekitar 11-12 Mei 2026 lalu.
Hingga kini, lima pasien kasus DBD masih dirawat di rumah sakit Pemerintah Daerah Kapuas Hulu per Selasa 19 Mei 2026.
Dari lima pasien itu, tiga dirawat di RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau.
Sedangkan dua lainnya ditangani di RSUD Semitau.
Salah satu orang tua dari pasien DBD, Aziz menyampaikan kondisi anaknya sudah jauh membaik dan sudah ceria lagi hanya memang masih dirawat di rumah sakit.
• Dinkes Sekadau Prioritaskan Pencegahan DBD, Fogging Tak Lagi Jadi Andalan Utama
"Mudah-mudahan segera cepat pulang dari rumah sakit, karena sudah tiga hari di rumah sakit, dan kondisi anak saya sudah jauh membaik," ujarnya kepada TribunPontianak.co.id, Selasa 19 Mei 2026.
Ayah dua anak itu menjelaskan anaknya masuk rumah sakit, karena demam panas tidak sembuh-sembuh.
"Saya takut langsung dibawa ke rumah sakit, ternyata hasil laboratorium, ternyata terkena DBD," ucapnya.
Dirinya bersyukur anaknya yang masih berusia 6 tahun itu tidak terlalu parah, hanya memang demam panas saja, dan cepat langsung dibawa ke rumah sakit.
179 Korban DBD Sepanjang 2026
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, kasus DBD sepajang tahun 2026 cukup tinggi.
Kasus DBD di Kapuas Hulu tahun 2026 sebanyak 179 orang yang menjadi korban penyakit DBD gigitan nyamuk, tersebar di sejumlah kecamatan wilayah Kapuas Hulu.
Berdasarkan data kasus terbanyak DBD di Kecamatan Putussibau Utara mencapai 36 kasus, banyak kedua ada berada Kecamatan Bunut Hulu 25 kasus, dan ketiga di Kecamatan Putussibau Selatan 21 kasus.
Sisanya terbesar di Kecamatan Semitau 15 kasus, Embaloh Hilir 14 kasus, Batang Lupar 14 kasus, Selimbau 11 kasus, Empanang 8 kasus, Kalis 6 kasus, Mentebah 4 kasus, Bunut Hilir 4 kasus.
Data DBD Kapuas Hulu 2026
RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau
RSUD dr Achmad Diponegoro
RSUD Semitau
Kasus DBD di Putussibau
Waspada DBD
Kapuas Hulu
DBD
| 5 Pasien DBD Masih Dirawat di Kapuas Hulu, Dinkes Imbau Warga Gencarkan 3M |
|
|---|
| DBD Mengganas di Kapuas Hulu 179 Warga Terjangkit dan 1 Anak Meninggal Dunia, Dinkes Beri Imbauan |
|
|---|
| EKSKLUSIF - Perjuangan Terakhir Rafa di Kapuas Hulu Lawan DBD, Sempat Mimisan dan Sesak Napas |
|
|---|
| Kasus DBD di Kapuas Hulu Capai 179 Orang pada 2026, Satu Orang Anak Meninggal Dunia |
|
|---|
| Dinkes PP KB Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Berantas Sarang dan Jentik Nyamuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Diponegoro-Putussibau-Kapuas-Hulu-Berikut-update.jpg)