Cuaca Ekstrem Kalbar

BPBD Mempawah Warning Warga Waspada Banjir dan Karhutla Sepekan ke Depan

Berdasarkan prakiraan cuaca resmi, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi merata di sebagian wilayah Kalimantan Barat

Tayang:
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
WAWANCARA - Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Mempawah, Mulyadi. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan pembaruan data terakhir, indikasi pertumbuhan awan hujan dan cuaca dinamis masih sangat tinggi di wilayah Kalbar, termasuk Mempawah. 

Ringkasan Berita:
  • Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ganda terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, sekaligus potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
  • Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Mempawah, Mulyadi, mengungkapkan bahwa berdasarkan pembaruan data terakhir, indikasi pertumbuhan awan hujan dan cuaca dinamis masih sangat tinggi di wilayah Kalbar, termasuk Mempawah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang membayangi wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) selama sepekan ke depan.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ganda terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, sekaligus potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Mempawah, Mulyadi, mengungkapkan bahwa berdasarkan pembaruan data terakhir, indikasi pertumbuhan awan hujan dan cuaca dinamis masih sangat tinggi di wilayah Kalbar, termasuk Mempawah.

Mempawah Diguyur Hujan Kategori Sedang

Berdasarkan hasil pengolahan data Global Satellite Mapping of Precipitation (GSMAP) selama 24 jam terakhir (pembaruan data per 7 Juni 2026 pukul 23.00 WIB), hujan dengan intensitas bervariasi masih mengguyur sejumlah wilayah di Kalimantan Barat.

"Untuk wilayah Kabupaten Mempawah sendiri, tercatat mengalami hujan dengan kategori sedang, yaitu berkisar antara 21 hingga 50 milimeter per hari," ujar Mulyadi kepada Tribun Pontianak, Senin 8 Juni 2026.

DPRD Mempawah Akan Panggil Pertamina Soal Keluhan Solar Subsidi

Kondisi ini diperkuat oleh pantauan citra satelit cuaca pada 8 Juni 2026 pukul 06.10 WIB yang menunjukkan adanya pertumbuhan awan konvektif yang masif di langit Kalbar, yang berpotensi kuat memicu hujan lebat mendadak.

Waspada Bencana Hidrometeorologi 8-14 Juni 2026

Berdasarkan prakiraan cuaca resmi, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang terjadi merata di sebagian wilayah Kalimantan Barat pada periode 8 hingga 14 Juni 2026.

Mulyadi mengingatkan dampak ketidakpastian cuaca ini patut diantisipasi oleh warga yang berada di zona rawan. 

BPBD Mempawah memetakan beberapa poin krusial yang wajib diwaspadai masyarakat:

Daerah Rawan Banjir dan Longsor: Warga yang tinggal di kawasan dataran rendah dan perbukitan diminta bersiap menghadapi luapan air mendadak.

Aktivitas di Perairan: Nelayan dan pelaku transportasi air diimbau waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi akibat awan konvektif.

Pembaruan Informasi: Masyarakat wajib memantau perkembangan cuaca berkala melalui rilis resmi BMKG.

"Meskipun saat ini kondisi secara umum di Mempawah masih relatif aman, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi secara tiba-tiba," tegasnya.

Hujan Turun, tapi Potensi Karhutla Tetap Mengintai

Ada hal unik sekaligus diwaspadai dalam dinamika cuaca di Kalbar sepekan ke depan. Meski wilayah ini diguyur hujan, BPBD mengingatkan bahwa potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih tetap ada di beberapa titik.

"Walaupun masih ada potensi hujan, masyarakat tetap perlu berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Potensi karhutla tetap harus diwaspadai, terutama saat jeda cuaca panas dan angin kencang terjadi," tambah Mulyadi

Di akhir keterangannya, Mulyadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bekerja sama dan segera melapor ke pihak berwenang atau posko BPBD terdekat jika menemukan indikasi awal terjadinya bencana di lingkungan sekitar. (*)

- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved