Husin Minta Pemerintah Kaji Ulang Wacana Kenaikan BBM, Khawatir Bebani Rakyat
Wacana kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat mendapat berbagai tanggapan dari sejumlah pihak
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Kebijakan tersebut dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok serta menekan daya beli masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
- Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin mengaku kurang setuju jika harga BBM dinaikkan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah pusat mendapat berbagai tanggapan dari sejumlah pihak.
Kebijakan tersebut dikhawatirkan akan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok serta menekan daya beli masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin mengaku kurang setuju jika harga BBM dinaikkan.
Menurutnya, pemerintah pusat seharusnya mencari cara lain untuk tetap memberikan subsidi agar harga BBM tidak naik dan tidak membebani masyarakat.
"Saya kurang setuju kalau BBM naik, mungkin perlu ada cara lain pemerintah pusat untuk bisa mensubsidi minyak. Kalau naik, dampaknya akan ke banyak sektor," ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa, 31 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM akan berdampak langsung pada kenaikan harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya.
Kondisi tersebut dinilai akan semakin mempersulit perekonomian masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.
Baca juga: Resmi! Harga BBM Subsidi Pertalite dan Solar Dipastikan Tidak Naik per 1 April 2026
Menurutnya, jika kenaikan BBM tetap dilakukan, maka diharapkan kenaikannya tidak terlalu tinggi agar dampaknya terhadap masyarakat tidak terlalu besar.
"Kalau pun naik, jangan terlalu tinggi karena akan memukul perekonomian masyarakat bawah. Kenaikan BBM ini akan banyak berdampak seperti harga bahan pokok yang ikut naik sehingga perekonomian menjadi semakin sulit," katanya.
Untuk itu, ia meminta pemerintah agar mengkaji dan mempertimbangkan kembali rencana kenaikan harga BBM dengan melihat kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Menurutnya, kebijakan tersebut harus benar-benar diperhitungkan agar tidak semakin membebani masyarakat. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Heboh Kasus Barcode BBM Subsidi Mendadak Hilang di Aplikasi MyPertamina, Ternyata Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Kemenkum Saksikan PKS KI Sumbar-LLDIKTI, Siapkan Langkah Serupa untuk Perguruan Tinggi di Kalbar |
|
|---|
| Resmi! BBM Jenis Baru B50 Masuk SPBU Per 1 Juli 2026, Harganya Lebih Murah dari Solar Subsidi? |
|
|---|
| Pemkab Sintang Peringati Hari Otonomi Daerah, Damkar, Satpol PP, dan Linmas 2026 |
|
|---|
| Bupati Sujiwo Siap Tata Rumah Adat Dayak di Desa Lingga jadi Destinasi dan Ruang Publik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Husin234rswfds.jpg)