Prodi PPKn Universitas PGRI Pontianak Laksanakan Program Internasional di UNIMAS
Program Studi PPKn Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial Universitas PGRI Pontianak kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Melalui International In Short Mobility Programme, Prodi PPKn melaksanakan kegiatan akademik internasional di Universitas Malaysia Sarawak (UNIMAS), Fakultas Sains Kognitif dan Pembangunan Manusia, pada 14–17 Januari 2026.
- Ketua Program Studi PPKn Universitas PGRI Pontianak, Muhammad Anwar Rubei, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk konkret dari kerja sama akademik lintas negara yang telah terjalin sebelumnya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial (IPPS) Universitas PGRI Pontianak kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional, Senin 19 Januari 2026.
Melalui International In Short Mobility Programme, Prodi PPKn melaksanakan kegiatan akademik internasional di Universitas Malaysia Sarawak (UNIMAS), Fakultas Sains Kognitif dan Pembangunan Manusia, pada 14–17 Januari 2026.
Ketua Program Studi PPKn Universitas PGRI Pontianak, Muhammad Anwar Rubei, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk konkret dari kerja sama akademik lintas negara yang telah terjalin sebelumnya.
"Kegiatan ini merupakan implementasi dari kerja sama akademik yang telah terjalin antara Universitas PGRI Pontianak dan Universitas Malaysia Sarawak," ujarnya.
Program mobilitas internasional ini diikuti oleh 43 mahasiswa Prodi PPKn Universitas PGRI Pontianak. Selama kegiatan, mahasiswa didampingi langsung oleh sejumlah dosen, yakni Hemafitria, Rohani, Muhammad Anwar Rubei, Erna Octavia, Fety Novianty, Sulha, Sitti Uswatun Hasanah, Dian Sinta Sari, Netti Yuniarti, Muhammad Thamimi, Maliqul Hafis, dan Desi Sri Astuti, yang berperan sebagai fasilitator akademik dan penggerak kegiatan ilmiah.
Muhammad Anwar Rubei menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat wawasan global mahasiswa sekaligus meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan multikultural.
"Mahasiswa PPKn harus memiliki wawasan global agar mampu berkontribusi dalam membangun karakter bangsa di masa depan. Program ini menjadi sarana yang sangat efektif untuk mencapai tujuan tersebut," katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan resmi oleh Fakultas Sains Kognitif dan Pembangunan Manusia UNIMAS. Perwakilan UNIMAS, Mohd Hafisan Bin Hashim, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan semangat kolaborasi yang dibangun bersama Prodi PPKn Universitas PGRI Pontianak.
Baca juga: Disdukcapil Pontianak Batasi Pengambilan e-KTP Melalui Kuasa, Satu Hari Satu KTP
"Kami mengapresiasi kepercayaan dan semangat kolaborasi dari Prodi PPKn Universitas PGRI Pontianak. Program ini sangat relevan untuk memperkuat hubungan pendidikan serumpun serta memperluas perspektif mahasiswa terhadap dinamika pendidikan dan budaya di Asia Tenggara," ungkapnya.
Selama program berlangsung, mahasiswa mengikuti berbagai agenda akademik, mulai dari kuliah umum internasional, diskusi ilmiah, workshop, hingga program kreatif berbasis pemanfaatan bahan sampah.
Selain itu, peserta juga melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas pembelajaran di UNIMAS, seperti laboratorium pendidikan, pusat kajian budaya, pusat kreativitas mahasiswa, pusat konseling, ruang pembelajaran berbasis teknologi digital, serta perpustakaan.
Interaksi dengan sivitas akademika UNIMAS memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami penerapan pembelajaran modern di perguruan tinggi luar negeri.
Tidak hanya fokus pada kegiatan akademik, Prodi PPKn Universitas PGRI Pontianak juga melaksanakan benchmarking terkait penelitian dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional di lingkungan UNIMAS.
Dalam kegiatan PkM tersebut, Hemafitria menyampaikan materi bertema “Penguatan Budaya Serumpun Melalui Program Literasi Akademik Mahasiswa Indonesia dan Malaysia” kepada persatuan mahasiswa Universitas Malaysia Sarawak.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengenal dunia pendidikan internasional secara langsung sekaligus memperkuat budaya serumpun melalui literasi akademik," ungkap Hemafitria.
Salah satu mahasiswa Prodi PPKn, Nasyifa, mengaku program mobilitas internasional tersebut memberikan dampak positif bagi pengembangan diri mahasiswa.
"Kami tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri, tetapi juga menjadi lebih percaya diri dan terbuka terhadap perbedaan budaya," katanya.
Muhammad Anwar Rubei menambahkan bahwa kerja sama antara Universitas PGRI Pontianak dan UNIMAS akan terus dikembangkan melalui berbagai program lanjutan.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari berbagai bentuk kolaborasi strategis antara Universitas PGRI Pontianak dan Universitas Malaysia Sarawak," tuturnya.
Ke depan, Prodi PPKn Universitas PGRI Pontianak berkomitmen untuk terus memperluas jejaring internasional melalui program mobilitas, pertukaran mahasiswa, seminar internasional, serta penelitian kolaboratif.
Keberhasilan pelaksanaan International In Short Mobility Programme di UNIMAS menjadi capaian penting dalam memperkuat peran Prodi PPKn IPPS Universitas PGRI Pontianak di kancah pendidikan internasional. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Berikut 4 Air Terjun di Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak, Ada yang Punya Pasir Putih Alami |
|
|---|
| Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Sungai Kapuas Pontianak |
|
|---|
| Sekda Singkawang Jengkuk Korban Pemukulan Palu 12 Tahun, Kondisi Beransur Membaik |
|
|---|
| Kelompok Tani di Munggu Lumut Kembangkan Jagung Manis Untuk Suplai Dapur MBG |
|
|---|
| PT Arvena Sepakat Siap Verifikasi Dugaan Lahan di Luar Izin, HGU Masih Berproses di BPN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/PGRI-Pontianak-ke.jpg)