Berangkat Dari Dunia Penyiaran, Dea Citra Rahmatika Kini Mengabdi di KPID Kalbar
Saya menjadi penyiar radio pertama kali pada tahun 2006, saat duduk di kelas XI SMA.
Penulis: Peggy Dania | Editor: Jamadin
“Saya mengajak masyarakat Kalbar untuk bijak memilih siaran yang dikonsumsi. Masyarakat bisa mulai dari menyesuaikan tontonan dengan kategori usia yang dicantumkan pada layar televisi terutama untuk tayangan yang disaksikan anak-anak,” pesannya.
Jika menemukan siaran televisi dan radio yang melanggar norma dan etika, masyarakat dapat melapor.
“Pelaporan dapat dilakukan melalui berbagai kanal media sosial KPID Kalbar,” terangnya.
Ia juga berpesan untuk jurnalis agar tetap berpegang pada etika.
“Untuk rekan-rekan jurnalis, saya memahami ini adalah masa-masa yang menantang. Hari ini, semua orang bisa menjadi penyebar berita. Namun saya percaya, kualitas jurnalis yang berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dan P3SPS, akan tetap unggul dan bertahan,” pesan Dea.
Ia mengungkapkan bahwa pada akhirnya masyarakat akan memilih berita yang mereka yakini kebenaran sumbernya.
“Sebab pada akhirnya, masyarakat akan memilih berita yang mereka yakini kebenaran sumbernya. Dan yang paling berintegritas dan menjaga kredibilitaslah yang akan bertahan,” pungkasnya.
Biofile:
Nama: Dea Citra Rahmatika
Tempat Lahir: Pontianak
Tanggal Lahir: 19 Juni 1991
Hobi: menonton tv, membaca, dan memasak
Warna kesukaan: merah muda
Ibu: Fitria Yupita
Ayah: Aan Rahmatika (alm)
Kesibukan saat ini: Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kalimantan Barat.dan.
Prestasi:
* Presenter Televisi Terbaik KPID Kalbar 2019
* Best Employee Kompas TV Network tahun 2020.
* 4 kali dipercaya menjadi moderator dalam Debat Publik Pilkada.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Komisi Penyiaran Indonesia
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah
Lembaga Penyiaran Publik
Asosiasi Penyiaran
Komunikasi dan Penyiaran Islam
UU Penyiaran
KPID Kalbar
| Gubernur Kalbar Ria Norsan Lantik Komisioner KPID Periode 2025–2028 |
|
|---|
| Proses Seleksi Dewan Pengawas LPPL Radio Kayong Khatulistiwa Dilakukan Secara Terbuka |
|
|---|
| Ery Noviana Arummanix: Membangun Kalbar Lewat Jalur Penyiaran |
|
|---|
| 100 Contoh Judul Skripsi Bagi Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam |
|
|---|
| Berapa Harta Kekayaan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI Ubaidillah? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kpidDea-Citra-Rahmatika.jpg)