Ragam Contoh

Mengapa Menopause pada Wanita Bisa Terjadi? Pengertian, Usia dan Gejala yang Terjadi

Dalam tubuh wanita, hormon estrogen memiliki peran penting dalam mengatur berbagai fungsi, termasuk siklus menstruasi

Youtube
MENOPAUSE- Menopause didefinisikan sebagai kondisi ketika seorang wanita tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. 

Ini merupakan gejala yang pertama kali terjadi. Haid mungkin tidak lagi teratur, siklusnya lebih pendek atau lebih lama.

Pendarahan yang terjadi pun jumlahnya bisa lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya. Ini semua merupakan perubahan yang normal.

2. Hot flashes

Gejala menopause yang selanjutnya adalah hot flashes yang menyebabkan keringat malam dan ini bisa berlangsung bahkan bertahun-tahun setelah menopause.

Gejala ini ditandai dengan perasaan panas yang tiba-tiba di bagian atas atau seluruh tubuh. Wajah dan leher mungkin memerah.

Selain itu, tubuh mengeluarkan keringat berlebih dan mengigil. Ketika tidur, seseorang bisa saja terbangun.

Kebanyakan hot flashes berlangsung antara 30 detik sampai 10 menit. Frekuensi terjadinya beragam bisa satu jam sekali atau hanya dua kali seminggu.

3. Gangguan tidur

Melansir Everyday Health, menopause juga dapat menyebabkan sulit tidur atau terlelap di malam hari.

Ini dipengaruhi oleh tingkat estrogen dan progesteron, hormon yang memengaruhi rasa kantuk, mulai menurun.

4. Berat badan lebih mudah naik

Selama menopause, banyak wanita mengalami perubahan pada tubuhnya, yaitu bertambahnya berat badan biasanya di bagian perut.
 
Diketahui, wanita menopause mengalami kenaikan berat badan rata-rata 1,5 pon atau sekitar 1 kilogram per tahun.

5. Rambut rontok dan kuku rapuh

Gejala menopause yang berikutnya yaitu rambut mulai menipis. Beberapa cukup esktrim, yang dikenal sebagai pola kerontokan rambut wanita.

Selain rambut, kuku pun juga terpengaruh oleh kondisi ini, membuatnya menjadi bergerigi dan rapuh.

Rambut dan kuku sebagian besar terdiri dari keratin, yang dipengaruhi oleh penurunan aliran darah.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aliran darah ke bantalan kuku berkurang 30 persen pada wanita pascamenopause dibandingkan dengan wanita pramenopause atau yang menjalani terapi hormon.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved