Breaking News

Ragam Contoh

Mengapa Menopause pada Wanita Bisa Terjadi? Pengertian, Usia dan Gejala yang Terjadi

Dalam tubuh wanita, hormon estrogen memiliki peran penting dalam mengatur berbagai fungsi, termasuk siklus menstruasi

Tayang:
Youtube
MENOPAUSE- Menopause didefinisikan sebagai kondisi ketika seorang wanita tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. 
Ringkasan Berita:
  • Menopause didefinisikan sebagai kondisi ketika seorang wanita tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut.
  • Berdasarkan informasi dari National Institute on Aging, menopause umumnya terjadi pada rentang usia 45 hingga 55 tahun, meskipun waktu terjadinya bisa berbeda pada setiap individu.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Setiap wanita pada akhirnya akan memasuki fase alami dalam hidupnya yang dikenal sebagai menopause. 

Fase ini merupakan bagian dari proses biologis yang tidak dapat dihindari dan menandai berakhirnya masa reproduksi seorang wanita.

Menopause didefinisikan sebagai kondisi ketika seorang wanita tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut.

Berdasarkan informasi dari National Institute on Aging, menopause umumnya terjadi pada rentang usia 45 hingga 55 tahun, meskipun waktu terjadinya bisa berbeda pada setiap individu.

Dalam tubuh wanita, hormon estrogen memiliki peran penting dalam mengatur berbagai fungsi, termasuk siklus menstruasi. 

Ketika kadar hormon ini mulai menurun seiring bertambahnya usia, tubuh akan mengalami berbagai perubahan yang dapat memicu munculnya gejala menopause.

Bahaya Stres Saat Hamil, Dampaknya bagi Janin dan Cara Mengenali Gejalanya

Gejala-Gejala Menopause

Masa menopause dapat memengaruhi setiap wanita dengan cara yang berbeda. Ada yang mengalami gejala ringan, namun ada pula yang merasakan keluhan cukup mengganggu.

Perubahan ini tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi emosional dan mental.

Sebagian gejala bahkan sudah mulai dirasakan sebelum menopause (fase perimenopause), dan dapat berlanjut setelah menopause terjadi.

Bertepatan dengan momentum Hari Menopause Sedunia, berikut beberapa tanda umum yang menunjukkan seorang wanita mulai memasuki fase menopause:

  • Siklus menstruasi menjadi tidak teratur
  • Sensasi panas mendadak (hot flashes)
  • Keringat berlebih, terutama di malam hari
  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Perubahan suasana hati (mood swing)
  • Mudah merasa lelah
  • Penurunan gairah seksual
  • Kekeringan pada area vagina
  • Sulit berkonsentrasi atau mudah lupa

Gejala-gejala tersebut muncul akibat perubahan hormon dalam tubuh, khususnya penurunan kadar estrogen. 

Intensitasnya pun bisa berbeda pada setiap wanita, tergantung kondisi kesehatan dan gaya hidup masing-masing.

Memahami tanda-tanda menopause sejak dini sangat penting agar wanita dapat mempersiapkan diri secara fisik maupun mental. 

Dengan penanganan yang tepat serta dukungan lingkungan sekitar, fase menopause dapat dilalui dengan lebih nyaman dan tetap sehat.

Ruten Cek, Bansos Tahap 2 2026 Mulai Cair, Begini Cara Mudah Cek Online dari Rumah

1. Perubahan siklus menstruasi

Ini merupakan gejala yang pertama kali terjadi. Haid mungkin tidak lagi teratur, siklusnya lebih pendek atau lebih lama.

Pendarahan yang terjadi pun jumlahnya bisa lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya. Ini semua merupakan perubahan yang normal.

2. Hot flashes

Gejala menopause yang selanjutnya adalah hot flashes yang menyebabkan keringat malam dan ini bisa berlangsung bahkan bertahun-tahun setelah menopause.

Gejala ini ditandai dengan perasaan panas yang tiba-tiba di bagian atas atau seluruh tubuh. Wajah dan leher mungkin memerah.

Selain itu, tubuh mengeluarkan keringat berlebih dan mengigil. Ketika tidur, seseorang bisa saja terbangun.

Kebanyakan hot flashes berlangsung antara 30 detik sampai 10 menit. Frekuensi terjadinya beragam bisa satu jam sekali atau hanya dua kali seminggu.

3. Gangguan tidur

Melansir Everyday Health, menopause juga dapat menyebabkan sulit tidur atau terlelap di malam hari.

Ini dipengaruhi oleh tingkat estrogen dan progesteron, hormon yang memengaruhi rasa kantuk, mulai menurun.

4. Berat badan lebih mudah naik

Selama menopause, banyak wanita mengalami perubahan pada tubuhnya, yaitu bertambahnya berat badan biasanya di bagian perut.
 
Diketahui, wanita menopause mengalami kenaikan berat badan rata-rata 1,5 pon atau sekitar 1 kilogram per tahun.

5. Rambut rontok dan kuku rapuh

Gejala menopause yang berikutnya yaitu rambut mulai menipis. Beberapa cukup esktrim, yang dikenal sebagai pola kerontokan rambut wanita.

Selain rambut, kuku pun juga terpengaruh oleh kondisi ini, membuatnya menjadi bergerigi dan rapuh.

Rambut dan kuku sebagian besar terdiri dari keratin, yang dipengaruhi oleh penurunan aliran darah.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aliran darah ke bantalan kuku berkurang 30 persen pada wanita pascamenopause dibandingkan dengan wanita pramenopause atau yang menjalani terapi hormon.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved