Ragam Contoh
Bahaya Stres Saat Hamil, Dampaknya bagi Janin dan Cara Mengenali Gejalanya
Menurut Lieke Puspasari, stres pada ibu hamil paling sering muncul pada trimester ketiga hingga menjelang persalinan.
Ringkasan Berita:
- Perubahan-perubahan tersebut kerap kali memicu tekanan emosional. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa berkembang menjadi stres yang berkelanjutan.
- Menurut Lieke Puspasari, stres pada ibu hamil paling sering muncul pada trimester ketiga hingga menjelang persalinan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Stres selama masa kehamilan bukanlah hal sepele, karena dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan ibu maupun janin di dalam kandungan.
Masa kehamilan sendiri merupakan fase penting yang penuh dengan berbagai perubahan, baik secara hormonal maupun fisik, sehingga menuntut kemampuan adaptasi yang tidak sedikit dari seorang ibu.
Perubahan-perubahan tersebut kerap kali memicu tekanan emosional. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa berkembang menjadi stres yang berkelanjutan.
Menurut Lieke Puspasari, stres pada ibu hamil paling sering muncul pada trimester ketiga hingga menjelang persalinan.
Ia menjelaskan bahwa stres yang dialami ibu tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga dapat memengaruhi janin.
Ketika tingkat stres meningkat, tubuh akan memproduksi hormon kortisol lebih tinggi, yang berkaitan dengan munculnya rasa cemas, takut, hingga perasaan tidak mampu.
Kondisi emosional ini dapat “ditangkap” oleh janin selama berada di dalam kandungan.
Bahkan, emosi seperti marah, sedih, atau cemas yang dirasakan ibu dipercaya turut memengaruhi kondisi psikologis janin.
Hal ini menunjukkan bahwa ikatan antara ibu dan janin tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga emosional.
• Strategi Pencegahan Stunting 2026, Dinkes Kubu Raya Matangkan Strategi Lewat Remaja hingga Ibu Hamil
Ciri-Ciri Ibu Hamil Mengalami Stres
Sebelum memahami dampaknya lebih jauh, penting untuk mengenali tanda-tanda stres pada ibu hamil. Beberapa gejala yang umum terjadi antara lain:
- Nyeri dada dan sesak napas
- Sering merasa cemas atau overthinking
- Nyeri otot dan perut
- Mudah lupa dan cepat lelah
- Detak jantung meningkat
- Kurang bersemangat atau malas beraktivitas
- Mudah tersinggung atau marah
- Perubahan nafsu makan (menurun atau justru berlebihan)
Gejala-gejala ini sering kali muncul secara bersamaan dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak segera ditangani.
Dampak Buruk Stres pada Janin
Apabila stres berlangsung dalam jangka waktu lama, risiko yang ditimbulkan tidak hanya berdampak pada ibu, tetapi juga pada perkembangan janin.
Salah satu dampak yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan terjadinya gangguan dalam proses pembentukan janin.
Selain itu, paparan emosi negatif secara terus-menerus dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam kandungan.
dampak stres pada janin
ciri ibu hamil stres
penyebab stres saat kehamilan
cara mengatasi stres ibu hamil
kesehatan mental ibu hamil
pengaruh emosi ibu ke janin
Meaningful
| SPMB Kota Bandung 2026/2027 Resmi Dibuka, Cek Syarat Usia TK, SD, SMP |
|
|---|
| Nyeri Haid Makin Parah? Hindari 5 Makanan Ini Saat Menstruasi |
|
|---|
| SPMB 2026/2027 Terapkan TKA untuk Jalur Prestasi, Ini Syarat Lengkapnya |
|
|---|
| Pembukaan SPMB 2026/2027, Kalbar Masuk Daftar Sekolah Swasta Gratis yang Disubsidi Pemda |
|
|---|
| Waspada Kanker Mulut, Batasi Konsumsi 5 Jenis Makanan dan Minuman Ini Sejak Dini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ilustrasi-ibu-hamil-Seorang-Ibu-Hamil-8-Bulan-meninggal.jpg)