Ramadhan 2026

Tips Puasa Ramadhan untuk Penderita GERD dan Maag agar Tak Kambuh

Meski begitu, penderita asam lambung bukan berarti harus meninggalkan ibadah puasa .

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Freepik
ASAM LAMBUNG - Ilustrasi penampakan seseorang yang mengalami GERD atau asam lambung diupload Rabu (18/2/2026). Untuk bisa lancar beribadah puasa, perhatikan beberapa tips puasa untuk penderita maag dan GERD. 

Tan mengingatkan, makanan yang dikonsumsi saat sahur harus menu lengkap. Selain itu, saat berbuka hindari takjil yang mengandung gula, garam, dan lemak yang berlebihan.

Selain itu, Tan juga menyarankan untuk menghindari membeli makanan atau takjil dadakan yang biasanya berbentuk kemasan atau keringan.

  • Terapkan konsep isi piringku

Bagi penderita maag dan GERD, Tan mengingatkan untuk tetap menerapkan konsep isi piringku.

Konsep isi piringku terdiri dari 50 persen buah dan sayuran sementara 50 persen lagi untuk karbohidrat dan protein.

"Jika konsep isi piringku dijalankan dengan baik, puasa tidak akan jadi masalah. Sebab, keberadaan sayur dan buah tidak membuat pengosongan lambung terlalu cepat karena seratnya," kata Tan.

  • Hindari sayuran yang menghasilkan gas

Penderita maag dan GERD juga harus memperhatikan dalam mengonsumsi sayuran.

Hindari sayuran yang membuat kembung dan memicu penumpukan gas di perut seperti aneka selada, sawi, labu, dan kol

  • Jangan makan buah masam dan hindari membuat jus

"Buah yang cenderung (rasanya) asam juga hindari. Biasakan sayur dan buah dimakan apa adanya. Bukan dibuat jus atau smoothies - yang akan 'lolos lebih cepat' jadi gula darah dan lapar muncul lebih cepat," jelasnya.

Tan menyebut bahwa penderita maag dan GERD sebaiknya tidak mengonsumsi buah yang rasanya masam seperi jeruk, lemon, dan semacamnya.

Ia juga menyarankan untuk memakan buah atau sayur apa adanya tanpa dibuat jus atau smoothies. Pasalnya, jus atau smoothies lebih cepat diserap tubuh menjadi gula darah.

Selain itu juga memicu lapar muncul lebih cepat. Tentunya, hal ini saat puasa bisa mengganggu kenyamanan beribadah.

  • Hindari sumber stres

Menghindari sumber penyebab stres, juga harus dilakukan oleh penderita maag dan GERD. Sebab, stres akan memicu  asam lambung naik saat puasa.

Selain itu juga perlu untuk berkonsultasi ke dokter terkait obat yang dibutuhkan untuk meringankan penyakitnya selama puasa.

Meski penderita maag dan GERD diperbolehkan menjalankan puasa, namun juga perlu memperhatikan kondisi tubuh.

Menurut Tan, jika muncul rasa nyeri akut hingga muntah, sebaiknya segera membatalkan puasa untuk meringankan rasa sakit tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved