Ragam Contoh
Dokter Ungkap Jamu Tradisional yang Aman untuk Nafsu Makan Anak
Salah satu jamu yang paling populer untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak adalah beras kencur.
Ringkasan Berita:
- Orang tua tetap perlu memperhatikan jenis bahan herbal, usia anak, hingga dosis konsumsi agar manfaat yang diperoleh tetap aman bagi kesehatan Si Kecil.
- Dokter Danang Ardiyanto, MKM dari UPF Yankestrad Tawangmangu RSUP Dr Sardjito menjelaskan bahwa ada beberapa jenis jamu tradisional yang relatif aman dikonsumsi anak-anak, terutama yang menggunakan bahan herbal ringan dengan efek samping minimal.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Banyak orang tua merasa cemas ketika anak mengalami susah makan atau memasuki fase gerakan tutup mulut (GTM).
Kondisi ini sering membuat anak sulit menghabiskan makanan sehingga dikhawatirkan berdampak pada tumbuh kembangnya.
Berbagai cara pun dilakukan agar nafsu makan anak kembali meningkat, mulai dari mengganti menu harian hingga memberikan minuman herbal tradisional atau jamu.
Meski dikenal berbahan alami, pemberian jamu kepada anak ternyata tidak boleh dilakukan sembarangan.
Orang tua tetap perlu memperhatikan jenis bahan herbal, usia anak, hingga dosis konsumsi agar manfaat yang diperoleh tetap aman bagi kesehatan Si Kecil.
Dokter Danang Ardiyanto, MKM dari UPF Yankestrad Tawangmangu RSUP Dr Sardjito menjelaskan bahwa ada beberapa jenis jamu tradisional yang relatif aman dikonsumsi anak-anak, terutama yang menggunakan bahan herbal ringan dengan efek samping minimal.
• 7 Manfaat Pisang untuk Kesehatan, Bisa Jadi Sumber Energi hingga Menjaga Jantung
Salah satu jamu yang paling populer untuk membantu meningkatkan nafsu makan anak adalah beras kencur.
Minuman tradisional ini dibuat dari campuran beras, kencur, jahe, gula aren, asam jawa, dan sedikit garam.
Menurut Danang, beras kencur dipercaya dapat membantu merangsang nafsu makan anak sekaligus membuat tubuh terasa lebih segar dan tidak mudah lelah.
Karena rasanya cenderung manis dan ringan, jamu ini juga lebih mudah diterima oleh anak-anak.
Selain beras kencur, beberapa minuman herbal lain seperti wedang jahe, temulawak, dan kunyit asam juga kerap dimanfaatkan untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh anak.
Khusus untuk jamu kunyit asam, Danang menjelaskan bahwa minuman herbal tersebut memiliki kandungan alami yang bersifat antiinflamasi sehingga dapat membantu meredakan perut kembung, mual ringan, hingga menjaga imunitas tubuh.
Namun demikian, kunyit asam tidak disarankan untuk anak usia di bawah dua tahun. Anak yang memiliki gangguan lambung seperti maag akut atau GERD juga perlu lebih berhati-hati karena kunyit dapat memicu peningkatan produksi asam lambung.
Ia menegaskan bahwa penggunaan jamu herbal tetap harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing anak agar tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan.
• BPJS Kesehatan Gratis PBI: Syarat, Kriteria, dan Cara Mendapatkannya
Dosis Aman Kunyit Asam untuk Anak
Untuk anak usia 2 sampai 12 tahun, konsumsi kunyit asam dianjurkan sekitar dua hingga tiga sendok makan atau setara 30–50 ml per hari.
jamu untuk anak
Anak Susah Makan
Penyebab Anak Susah Makan
resep jamu beras kencur
jamu beras kencur
temulawak untuk anak
dosis kunyit asam anak
wedang jahe untuk anak
nafsu makan anak menurun
cara meningkatkan nafsu makan anak
| 50 Soal Essay Seni Musik Kelas 2 SD Kurikulum Merdeka 2026 Semester 1-2 |
|
|---|
| 50 Soal Alquran Hadits Kelas 2 SD Kurikulum Merdeka 2026 Semester 1-2 |
|
|---|
| Cara Mendaftar KIP Sekolah Jalur Usulan Sekolah, Lengkap Besaran Dana PIP SD-SMA |
|
|---|
| Update Kurikulum Nasional 2026 Resmi Berlaku, Ini 5 Perubahan Besar yang Wajib Diketahui |
|
|---|
| 7 Manfaat Pisang untuk Kesehatan, Bisa Jadi Sumber Energi hingga Menjaga Jantung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wedang-jahe-ilustrasi.jpg)