PT GAN Perkuat Kelembagaan Perhutanan Sosial dan Pencegahan Karhutla di Kubu Raya

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam membangun pengelolaan hutan yang...

Tayang:
Editor: Mirna Tribun
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
SOSIALISASI - PT Graha Agro Nusantara (GAN) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan peningkatan kapasitas Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), serta sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) dalam rangka pencegahan kebakaran lahan di Desa Permata Jaya dan Desa Kalibandung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 21–22 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan LPHD, KUPS, Pemerintah Desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), KPH Kubu Raya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Babinsa, PT GAN, BPHL Wilayah X Pontianak, BPS Banjarbaru, BPEGM Wilayah Kalimantan, serta tokoh masyarakat setempat.
  • Kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam memperkuat kapasitas kelembagaan LPHD dan KUPS.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - PT Graha Agro Nusantara (PT GAN) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan peningkatan kapasitas Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), serta sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) dalam rangka pencegahan kebakaran lahan di Desa Permata Jaya dan Desa Kalibandung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 21–22 Mei 2026.

Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan LPHD, KUPS, Pemerintah Desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), KPH Kubu Raya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Babinsa, PT GAN, BPHL Wilayah X Pontianak, BPS Banjarbaru, BPEGM Wilayah Kalimantan, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan LPHD dan KUPS dalam pengelolaan organisasi dan administrasi perhutanan sosial, memperkuat pemahaman mengenai pengembangan usaha dan pemasaran hasil hutan, memperkenalkan Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan (SIPUHH), serta meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan dan pemulihan ekosistem gambut berbasis masyarakat.

Pemerintah Desa Permata Jaya dan Kalibandung mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan perhutanan sosial dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal serta upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah gambut.

Baca juga: PT GAN Dukung Pengelolaan Hutan yang Berkelanjutan

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian hutan dan ekosistem gambut secara berkelanjutan.

Kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam memperkuat kapasitas kelembagaan LPHD dan KUPS.

"Kami berharap masyarakat tidak hanya semakin memahami pengelolaan perhutanan sosial, tetapi juga mampu mengembangkan potensi usaha lokal yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Desa Permata Jaya, Sy. Sholehuddin.

SOSIALISASI - PT Graha Agro Nusantara (GAN) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan peningkatan kapasitas Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), serta sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) dalam rangka pencegahan kebakaran lahan di Desa Permata Jaya dan Desa Kalibandung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 21–22 Mei 2026.
SOSIALISASI - PT Graha Agro Nusantara (GAN) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan peningkatan kapasitas Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), serta sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) dalam rangka pencegahan kebakaran lahan di Desa Permata Jaya dan Desa Kalibandung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 21–22 Mei 2026. (TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA)

Hal senada disampaikan perwakilan KPH Kubu Raya, Erwin Irawan.

“Perhutanan sosial bukan hanya berbicara mengenai menjaga kawasan hutan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan melalui pengelolaan yang baik. Karena itu, penguatan kelembagaan LPHD dan KUPS menjadi salah satu kunci agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak jangka panjang,”  ujarnya.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam membangun pengelolaan hutan yang berkelanjutan serta memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, Muhairi, perwakilan Dinas PMD Kabupaten Kubu Raya, menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan desa merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.

“Melalui penguatan LPHD dan KUPS, masyarakat memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal sekaligus berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan desa perlu berjalan seiring antara peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan, dan pelestarian lingkungan,” ungkapnya. 

Perwakilan BPEGM Wilayah Kalimantan, Zulham Afandi, menambahkan bahwa program perhutanan sosial dan Desa Mandiri Peduli Gambut memiliki keterkaitan yang erat dalam mendukung upaya pencegahan kebakaran lahan dan hutan di kawasan gambut.

“Perhutanan sosial dan DMPG pada dasarnya memiliki tujuan yang saling melengkapi. Keduanya dapat menjadi instrumen yang efektif untuk memperkuat peran masyarakat dalam menjaga ekosistem gambut sekaligus mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan,” jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama, PT GAN menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pengelolaan hutan dan gambut yang berkelanjutan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved