Hadapi Ancaman Karhutla, BPBD Sambas Inventarisasi Peralatan dan Personel Desa

BPBD juga memberikan dukungan kepada desa dengan penggunaan aplikasi guna memudahkan ground check saat ada titik hotspot di lokasi.

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
RAPAT TEKNIS - BPBD Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menggelar rapat teknis pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Kamis 21 Mei 2026. Rapat teknis itu diikuti instansi kecamatan, unsur masyarakat hingga relawan karhutla. Kegiatan dipusatkan di gedung serba guna Desa Semata. 

Ringkasan Berita:
  • BPBD Kabupaten Sambas menggelar rapat teknis penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Kamis 21 Mei 2026. 
  • Kegiatan ini melibatkan pemerintah kecamatan, desa, aparat, relawan hingga Masyarakat Peduli Api guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi status siaga darurat karhutla yang berlaku hingga 20 Juni 2026. 
  • Dalam rapat dibahas inventarisasi peralatan, jumlah personel, pemetaan titik rawan, hingga sumber air mendukung penanganan karhutla wilayah Sambas.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menggelar rapat teknis pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Kamis 21 Mei 2026.

Rapat teknis itu diikuti instansi kecamatan, unsur masyarakat hingga relawan karhutla. Kegiatan dipusatkan di gedung serba guna Desa Semata.

Pelaksana Tugas Camat Tangaran Taufiq Kurrakhman menyambut positif rapat teknis tersebut.

Menurut Taufiq, rapat teknis yang membahas fokus karhutla untuk Kecamatan Tangaran dan sekitarnya tersebut sebagai bentuk perhatian serius pemerintah daerah terhadap kondisi karhutla di Kabupaten Sambas. 

”Kami dari Pemerintah Kecamatan, siap mendukung langkah-langkah strategis yang dimatangkan oleh pemerintah kabupaten seperti rapat teknis karhutla ini, mengingat mulai dari akhir April hingga Juni 2026 nanti, telah ditetapkan status siaga darurat karhutla Kabupaten Sambas,” ujar Plt Camat Tangaran.

Taufiq mengapresiasi langkah BPBD Kabupaten Sambas dalam rapat teknis sebagai upaya menindaklanjuti status siaga darurat karhutla Kabupaten Sambas.

”Dari rapat teknis tersebut, BPBD, Kecamatan, Desa dan semua komponen yang terlibat dalam kesiagaan karhutla, melakukan langkah-langkah strategis seperti identifikasi jumlah peralatan dan lainnya. Dan ini sangat penting, harapannya dapat meminimalisir kejadian kedepannya,” sebut Taufiq.

Aksi Heroik Penangkapan Buaya Sungai Sange Sambas, Ferdi Sempat Takut karena Sang Predator Melawan  

Status Siaga Darurat Karhutla 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sambas Alwindo membenarkan bahwa BPBD telah menggelar rapat teknis penanganan karhutla dengan sasaran Desa Semata dan Desa Simpang Empat.

”Alhamdulillah, dalam rangka mendukung visi misi Bupati Sambas, kami dari BPBD masif berkoordinasi dengan desa-desa guna menyamakan presepsi pada penanganan karhutla, dan menyikapi Status Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Sambas,” sebut Kepala Pelaksana BPBD Sambas Alwindo.

Alwindo menambahkan, untuk Status Siaga Darurat Karhutla di Kabupaten Sambas sendiri telah diterbitkan Surat Keputusan Bupati Sambas Nomor 207/BPBD/2026, mulai dari tanggal 20 April 2026 sampai dengan 20 Juni 2026.

”Rapat teknis ini bagian upaya pemerintah daerah dalam mengidentifikasi mulai dari jumlah peralatan yang dimiliki desa, jumlah personil, lokasi titik rawan karhutla, sampai pemetaan sumber air dan jaraknya ke titik lokasi yang rawan karhutla,” ucap Kepala Pelaksana BPBD.

Dari rapat teknis karhutla di Desa Semata itu, Alwindo mengungkapkan adanya penerbitan berita acara kesepakatan yang ditanda tangani para pemangku kepentingan yang hadir pada rapat dimaksud. 

”Kita bersyukur, dari rapat teknis tersebut, semua solusi yang telah disampaikan dapat dituangkan dalam berita acara tersebut, harapan kita bersama, permasalahan karhutla di Kabupaten Sambas khususnya sejak tahun ini sampai kedepannya, dapat kita tangani dengan baik, kedepannya masyarakat kita memiliki kesadaran yang lebih baik lagi dalam pemahaman karhutla yang seharusnya,” harap Alwindo. 

Rapat teknis tersebut dihadiri Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sambas, Plt Camat Tangaran, perwakilan Koramil Teluk Keramat, perwakilan Oolsek Teluk Keramat, Manggala Agni, KPH, Sekdes Semata, Perwakilan Desa Simpang Empat, MPA Semata dan MPA Simpang Empat.

BPBD juga memberikan dukungan kepada desa dengan penggunaan aplikasi guna memudahkan ground check saat ada titik hotspot di lokasi.

Poin Pembahasan Rapat Teknis Karhutla

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved