Tewas Bersimbah Darah

BREAKING NEWS - Usai Salat Subuh, Pria di Bengkayang Tewas Diserang Pakai Samurai

Haris menjelaskan bahwa aksi keji itu bermula di dalam ruang masjid, di mana korban sempat terkena sabetan senjata tajam.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
JENAZAH KORBAN - Kondisi kejadian setelah Chairul Anwar tewas dalam insiden penyerangan menggunakan senjata tajam di Masjid At Taqwa, Jalan Trio Panca, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Selasa, 2 Juni 2026 pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa berdarah tersebut terjadi tepat sesaat setelah korban selesai melaksanakan ibadah Salat Subuh berjamaah di masjid tersebut.
  • Kepala Dusun Sungai Soga, Haris, membenarkan adanya insiden tragis yang menimpa salah satu warganya itu.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG – Pagi yang tenang di Dusun Sungai Soga mendadak gempar.

Seorang pria bernama Chairul Anwar tewas mengenaskan setelah menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Peristiwa ini terjadi di Masjid At Taqwa, Jalan Trio Panca, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa 2 Juni 2026 pagi.

Peristiwa berdarah  terjadi sesaat setelah korban selesai melaksanakan ibadah Salat Subuh berjamaah di masjid tersebut.

Kepala Dusun Sungai Soga, Haris, membenarkan adanya insiden tragis yang menimpa salah satu warganya itu.

"Kejadiannya setelah Salat Subuh di Masjid At Taqwa," ujar Haris saat dikonfirmasi Tribunpontianak.co.id, Selasa 2 Juni 2026.

Penyerangan di Area Masjid

Berdasarkan keterangan Haris, pelaku penyerangan diketahui bernama Imam Arif Billah.

Pelaku secara membabi buta menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis samurai di area tempat ibadah tersebut.

Haris menjelaskan bahwa aksi keji itu bermula di dalam ruang masjid, di mana korban sempat terkena sabetan senjata tajam.

Detik-detik KM Tri Samudra Jaya 69 Terbakar di Pemangkat, Api Padam Setelah 3 Jam

"Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam di dalam masjid, sementara penikaman terjadi di bagian depan atau halaman masjid, tepatnya di sekitar pintu masuk," urai Haris.

Akibat luka parah yang dideritanya di bagian vital, Chairul Anwar dilaporkan meninggal dunia langsung di lokasi kejadian (TKP).

Saat ditanya mengenai latar belakang aksi nekat tersebut, Haris menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tidak ada riwayat perselisihan atau dendam pribadi antara korban dan pelaku.

Pelaku Sudah Diamankan Polisi

Pasca-kejadian, situasi di lokasi sempat menegang, namun petugas kepolisian bergerak cepat ke tempat kejadian perkara untuk meredam situasi dan mengamankan pelaku.

Saat ini, Imam Arif Billah beserta barang bukti sebilah samurai telah dibawa ke markas kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Yang bersangkutan saat ini diamankan di Polsek Sungai Raya Kepulauan," pungkas Haris.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun Pontianak masih berupaya menghubungi pihak kepolisian setempat dan Kapolsek Sungai Raya Kepulauan guna mendapatkan rilis resmi terkait kronologi mendalam serta jalannya pemeriksaan hukum terhadap pelaku. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved