Karhutla Kalbar

Minta Prioritas Peralatan Pemadam Karhutla, Dewan Anwari Cegah Warga Membakar Lahan

Karena mengingat karhutla ini bisa berdampak kepada kerugian kita bersama. Kerugian kepada flora dan fauna kita yang bisa tidak lestari lagi

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
WASPADA KARHUTLA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas Anwari ketika memberikan imbauan terhadap potensi karhutla. Anwari menyoroti masih minimnya peralatan sarana prasarana petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis 7 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Anwari meminta OPD terkait memprioritaskan penyediaan peralatan pemadaman api yang memadai. Bukan hanya instansi di level daerah namun diharapkan instansi pusat juga membantu prioritas pengadaan peralatan. 
  • Dia menuturkan, bahwa dampak karhutla riskan terhadap lingkungan. Kerugian ekologis akan dirasakan seluruh makhluk hidup bukan hanya manusia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sambas Anwari menyoroti masih minimnya peralatan sarana prasarana petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis 7 Mei 2026.

Menurut Anwari, legislator Fraksi Gerindra DPRD Sambas itu menyebut bahwa pihaknya mendorong instansi terkait prioritas penyediaan peralatan pemadaman karhutla di Sambas.

Anwari menilai, bahwa bencana karhutla menjadi fenomena yang kerap manjadi siklus berulang ketika musim kemarau. Dia menjelaskan, karhutla telah terjadi di berbagai kecamatan dan desa.

"Terima kasih, terkait dengan karhutla di Kabupaten Sambas, memang kita lihat ini adalah kejadian yang berulang-ulang setiap tahun. Dan ini juga tersebar di beberapa kecamatan dan desa," ungkapnya.

Menanggapi hal itu Anwari meminta OPD terkait memprioritaskan penyediaan peralatan pemadaman api yang memadai. Bukan hanya instansi di level daerah namun diharapkan instansi pusat juga membantu prioritas pengadaan peralatan. 

Karhutla Hanguskan 1.954 Ha Lahan di Sambas Rentang Januari-April

"Berkaitan dengan penanggulangan yang kurang sarana dan penasarannya, tentunya kita mendorong kepada instansi terkait, BPBD kabupaten maupun provinsi, maupun pusat, untuk memprioritaskan peralatan yang bisa digunakan dalam upaya pencegahan karhutla," ucapnya.

Dia menuturkan, bahwa dampak karhutla riskan terhadap lingkungan. Kerugian ekologis akan dirasakan seluruh makhluk hidup bukan hanya manusia. 

"Karena mengingat karhutla ini bisa berdampak kepada kerugian kita bersama. Kerugian kepada flora dan fauna kita yang bisa tidak lestari lagi," jelasnya.

Kabut asap akibat karhutla, imbuh dia, juga mengancam kesehatan untuk masyarakat.

"Mungkin faktor kesehatan, ya lingkungan juga kita memang banyak akibat dari kebakaran hutan tanah ini.

Lebih jauh, dia mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan.

"Imbauan kepada masyarakat tentunya pada musim kemarau panjang ini tentunya tidak membuka lahan dengan membakar lahan," tegasnya.

Menurutnya membakar lahan secara masif bisa berdampak kepada karhutla yang juga memicu sejumlah gangguan kesehatan karena asapnya.

"Kebakaran hutan dan lahan, berdampak juga kepada lingkungan, kesehatan, flora dan fauna, sehingga masyarakat kita terganggu aktivitasnya dalam melaksanakan kegiatannya sehari-hari. Kesehatan masyarakat kita menjadi terancam  termasuk dampak kabut asap, kabut asap akibat karhutla," ucapnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved