Ramadan 2026
Bupati Karolin Lepas Pawai Obor Sambut Ramadan di Ngabang
Karolin Margret Natasa melepas pawai obor menyambut 1 Ramadan 1447 Hijriah di depan Pesantren Nurul Islam
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Ratusan warga berjalan kaki membawa obor menyusuri jalan utama kota. Barisan peserta terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa.
- Sebagian mengenakan sarung dan busana muslim, sementara warga lain berdiri di tepi jalan menyaksikan rombongan melintas. Pawai kemudian kembali ke halaman pesantren sebagai titik awal kegiatan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa melepas pawai obor menyambut 1 Ramadan 1447 Hijriah di depan Pesantren Nurul Islam, Ngabang pada Selasa 17 Februari 2026 malam.
Ratusan warga berjalan kaki membawa obor menyusuri jalan utama kota. Barisan peserta terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa.
Sebagian mengenakan sarung dan busana muslim, sementara warga lain berdiri di tepi jalan menyaksikan rombongan melintas. Pawai kemudian kembali ke halaman pesantren sebagai titik awal kegiatan.
Karolin mengatakan pawai obor telah menjadi kebiasaan masyarakat Ngabang setiap menjelang Ramadan. Tradisi tersebut, menurut dia, terus dipertahankan warga sebagai bentuk penyambutan bulan puasa.
“Kegiatan ini sudah lama dilakukan masyarakat dalam menyambut Ramadan. Tradisi seperti ini tetap dipertahankan,” ujarnya.
Ia menilai keterlibatan warga dari berbagai kalangan dalam pawai obor menunjukkan kuatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial keagamaan di daerah.
Pawai tidak hanya diikuti umat Islam, tetapi juga disaksikan warga sekitar yang datang dari lingkungan permukiman sepanjang rute.
“Kegiatan ini memperlihatkan kebersamaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Karolin.
Baca juga: Peduli Lingkungan dan Kesehatan, Polres Landak Sampaikan Imbauan Karhutla dan Bagikan Masker
Penyambutan Ramadan tahun ini berlangsung tidak lama setelah rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek di Landak.
Kedekatan waktu dua momentum keagamaan itu, menurut Karolin, memperlihatkan kehidupan masyarakat yang berjalan berdampingan dalam keseharian.
“Dalam suasana setelah Imlek dan menjelang Ramadan ini, masyarakat tetap hidup rukun dan saling menghormati,” harapnya.
Karolin menilai tradisi pawai obor menjadi ruang pertemuan warga dalam kehidupan sosial daerah.
Kegiatan bersama yang berlangsung rutin tersebut, menurut dia, mencerminkan kebiasaan hidup berdampingan yang telah lama tumbuh di Landak.
“Kegiatan seperti ini mempertemukan masyarakat dalam suasana yang sama. Kebersamaan itu yang terus dijaga,” terang Karolin.
Selain sebagai tradisi penyambutan Ramadan, pawai obor juga menjadi kegiatan yang melibatkan generasi muda di lingkungan masyarakat.
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Hari Ini Wilayah Sukamara Kalteng Lengkap Selama Puasa Ramadhan 2026 |
|
|---|
| MUTIARA RAMADAN - Ramadhan Momentum Merajut Solidaritas dan Perekat Keharmonisan Sosial |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Kayong Utara Ramadan 2026 Versi Pemerintah Lengkap 30 Hari Mulai 19 Februari |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Kota Samarinda Ramadan 2026 Hari ini Lengkap 30 Hari dan Waktu Buka Puasa Hari Ini |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah Kota Pontianak Ramadan 2026 Hari ini Lengkap 30 Hari dan Waktu Buka Puasa Hari Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Karolin-Margret-Natasa-mel.jpg)