Keracunan MBG di Kalbar

56 Murid MAN Model Singkawang Keracunan MBG Makan Bergizi Gratis Gejala Mual hingga Muntah

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, langsung turun menjenguk para siswa di salah satu faskes yaitu Rumah Sakit Sa'dah Kota Singkawang.

Tayang:
Penulis: Widad Ardina | Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
KERACUNAN MBG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menjenguk para siswa yang diduga terindikasi keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu faskes yaitu Rumah Sakit Sa'dah Kota Singkawang, pada Jumat 6 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  1. Sekitar 56 siswa MAN Model Singkawang mengalami gejala kesehatan setelah menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan langsung dilarikan ke klinik serta rumah sakit pada 6 Februari 2026.
  2. Dinkes Kota Singkawang menurunkan tim investigasi epidemiologi dan mengambil sampel makanan, namun hingga kini penyebab pasti kejadian masih dalam tahap indikasi awal.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Suasana di sejumlah klinik dan rumah sakit di Kota Singkawang sempat mendadak ramai pada Jumat, 6 Februari 2026. 

Puluhan siswa MAN Model Singkawang,  Jalan Satria, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Kalimantan Barat harus mendapatkan penanganan medis hampir bersamaan setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Para siswa mengaku mual disertai muntah-muntah usai menyantap MBG serentak pada waktu jam istirahat.

Baca juga: 370 Siswa dan Guru di Ketapang Keracunan Massal MBG Makan Gratis dari Dapur SPPG Surya Gizi Lestari

Kejadian ini langsung mendapat perhatian Pemerintah Kota Singkawang.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, langsung turun menjenguk para siswa di salah satu faskes yaitu Rumah Sakit Sa'dah Kota Singkawang.

Ia mengatakan dari hasil peninjauan telah menerima laporan adanya sejumlah anak sekolah yang mengalami indikasi keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG. 

"Dari total 56 orang yang terdampak, mereka dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Sa'adah, Rumah Sakit Abdul Aziz, RS Santo Vincentius Singkawang, serta sejumlah puskesmas dan klinik," katanya saat diwawancarai.

Baca juga: Resmi! Dapur MBG Makan Gratis Dilarang Gunakan Gas Melon LPG 3Kg Termasuk PNS hingga TNI-Polri

Dengan kejadian ini pun ia berharap seluruh siswa tersebut dapat segera pulih. 

Lanjutnya mengatakan berdasarkan pemantauan, gejala yang dialami hampir sama, yaitu pusing, sakit perut, mual, dan muntah-muntah. 

"Dari enam anak yang kami lihat langsung hari ini, gejalanya juga serupa," ucapnya.

Untuk kondisi saat ini, kata dia, para siswa tersebut secara umum sudah membaik.

Sebagian besar tinggal menjalani pemulihan, dan diperkirakan dalam waktu dekat, bahkan kemungkinan, sudah bisa keluar dari rumah sakit. 

"Kondisi anak-anak yang kami pantau hari ini sudah cukup baik," ujarnya.

Kedepan, dari Pemerintah Kota akan menekankan agar makanan yang disajikan melalui program MBG benar-benar menjadi perhatian serius.

Ia pun menegaskan agar kejadian seperti ini tidak boleh terulang, karena menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved