Banjir Bandang

Perbaikan Jembatan KM 50 Sepauk Ditarget Rampung 3 Hari

Putusnya jembatan tersebut mengakibatkan terhentinya akses utama yang menghubungkan Desa Sinar Pekayau dengan Desa Bernayau. 

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
JEMBATAN RUSAK - Polsek Sepauk melakukan monitoring terhadap peristiwa putusnya jembatan di ruas jalan poros Kayu Lapis Kilometer 50, Desa Sinar Pekayau, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang. 

Ringkasan Berita:
  • Derasnya arus air menyebabkan struktur jembatan tidak mampu menahan beban hingga akhirnya mengalami kerusakan parah dan tidak dapat dilalui.
  • Kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Polsek Sepauk melakukan monitoring terhadap peristiwa putusnya jembatan di ruas jalan poros Kayu Lapis Kilometer 50, Desa Sinar Pekayau, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.05 WIB.

Informasi awal diterima pihak kepolisian sekitar pukul 07.00 WIB. 

Jembatan dilaporkan ambruk akibat luapan air yang dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Rabu malam 7 Januari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. 

Derasnya arus air menyebabkan struktur jembatan tidak mampu menahan beban hingga akhirnya mengalami kerusakan parah dan tidak dapat dilalui.

Putusnya jembatan tersebut mengakibatkan terhentinya akses utama yang menghubungkan Desa Sinar Pekayau dengan Desa Bernayau. 

Kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

Desa-desa di Kabupaten Landak yang Terdampak Banjir 9 Januari 2026, Berikut Daftarnya

Kapolres Sintang melalui Kapolsek Sepauk IPTU Abdul Hadi, mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu kami menerima informasi adanya jembatan putus di KM 50 Desa Sinar Pekayau, kami langsung berkoordinasi dengan Forkopimcam Kecamatan Sepauk dan turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta monitoring situasi. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan akses tetap bisa dilalui,” ujar IPTU Abdul Hadi.

Ia menambahkan, pihak kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan hingga proses perbaikan selesai dilaksanakan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak manajemen PT DSN Group yang berkomitmen melakukan perbaikan jembatan. Gorong-gorong telah dipesan dan perbaikan diperkirakan selesai dalam waktu dua hingga tiga hari,” tambahnya.

Selama proses perbaikan berlangsung, telah disiapkan jalur alternatif agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Jalur sementara tersebut dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kapolsek Sepauk juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur alternatif dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Terkini, perbaikan jembatan tersebut telah selesai dilaksanakan. Mulai pagi ini, jembatan sudah dapat dilalui oleh kendaraan dan arus lalu lintas di wilayah tersebut telah kembali normal. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved