Pengeroyokan di Sambas

UPDATE Kasus Pengeroyokan di Semparuk Sambas, Keluarga Korban Bawa Barang Bukti ke Polisi

Malam itu, Wardi dikeroyok usai menonton hiburan musik di Seburing, Kecamatan Semparuk.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Polda Jambi
PENGEROYOKAN DI SAMBAS - Ilustrasi pemuda dikeroyok. Kasus warga Sambas bernama Wardi (26) yang meninggal usai dikeroyok di Seburing, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat diduga pada Selasa 8 Juli 2025 dini hari kembali mendapat update terbaru. 

Sembari melapor, pihak keluarga Wardi juga membawa sejumlah saksi hingga barang bukti pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

"Saksi-saksi terkait kejadian sudah dimintai kerangan oleh pihak kepolisian. Kami membawa barang bukti pakaian dan celana. Kalau untuk balok yang diduga digunakan untuk memukul korban masih belum dapat," kata Feri.

NAMA Ketua DPRD Kabupaten Sambas dari Masa ke Masa Pasca Realisasi Otonomi Daerah Tahun 1999

Dia menambahkan, ia berharap masyarakat ikut mengawal proses hukum kematian janggal adiknya itu segera diusut secara tuntas.

Pihak berwajib, kata dia, diminta untuk menangani kasus dengan profesional.

"Proses selanjutnya masih dalam penanganan pihak berwajib. Kita berharap kasus ini bisa dikawal oleh seluruh masyarakat, karena kematian adik saya ini janggal," ujarnya.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terkait kasus dugaan pengeroyokan terhadap almarhum Wardi.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved