Pengeroyokan di Sambas
UPDATE Kasus Pengeroyokan di Semparuk Sambas, Keluarga Korban Bawa Barang Bukti ke Polisi
Malam itu, Wardi dikeroyok usai menonton hiburan musik di Seburing, Kecamatan Semparuk.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Viral di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat seorang pemuda bernama Wardi (26) dikeroyok hingga meninggal dunia.
Kejadian itu terjadi di Seburing, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat diduga pada Selasa 8 Juli 2025 dini hari.
Wardi merupakan warga Dusun Parit Lintang RT 09 RW 03 Desa Serumpun, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Malam itu, Wardi dikeroyok usai menonton hiburan musik di Seburing, Kecamatan Semparuk.
Saudara kandung Wardi, Feri mengatakan kalau korban mengalami kondisi luka berat di area kepala dan mengeluarkan darah dari atas kepalanya.
Ketika ayahnya datang ke lokasi kejadian langsung mengevakuasi korban untuk dibawa pulang.
"Ayah saya dan teman-temannya datang setelah kejadian dan langsung membawanya pulang, kondisi Wardi mengalami luka berdarah di kepala, fisiknya setengah sadar sudah oyong," katanya.
Wardi baru dinyatakan meninggal dunia pada Kamis 10 Juli pukul 03.00 WIB.
• 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! Unik dan Aneh di Kubu Raya hingga Rekam Jejak Sekda Singkawang
Feri menjelaskan, informasi yang diterima keluarga dari teman-teman korban, bahwa Wardi dikeroyok setelah menonton hiburan band di Seburing.
"Usai nonton hiburan band hari Selasa malam, dia sudah mau pulang dari lokasi band sudah berjalan sekitar 1 kilometer dari lokasi, lalu dihadang dan dikeroyok," katanya.
Keluarga Lapor Polisi
Kabar terbaru, keluarga Wardi resmi membuat laporan ke polisi.
Feri mengatakan pihak keluarga langsung mendatangi Polsek Semparuk dan Pemangkan dengan beberapa saksi.
"Pihak keluarga sudah melakukan laporan resmi ke Polsek dan Polres. Kami pihak keluarga sudah datang membawa beberapa saksi," ungkap Feri.
Keluarga Bawa Barang Bukti
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.