KATA Bebby Nailufa Perihal Ajakan Wagub Krisantus Agar Warga Kalbar Jangan KB & Perbanyak Anak
Krisantus mengajak warga Kalbar untuk memperbanyak anak, agar pendudukan Kalbar semakin banyak.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Belakangan ini viral pernyataan Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus yang menantang kebijakan pusat perihal program Keluarga Berencana (KB).
Krisantus mengajak warga Kalbar untuk memperbanyak anak, agar pendudukan Kalbar semakin banyak.
Pasalnya semakin banyak warga disebuah provinsi, maka semakin banyak mendapatkan alokasi dana pembangunan dari pemerintah pusat.
Saat ini menurut Krisantus, Kalbar sangat dirugikan karena jumlah penduduk nya sedikit sehingga sedikit pula mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat.
Baca juga: MENGEJUTKAN! Wagub Krisantus Tantang Kebijakan Pusat, Imbau Warga Kalbar Jangan KB
Diketahui DAU merupakan dana yang dialokasikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka desentralisasi dan pemerataan keuangan antar daerah.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa mengungkapkan seharusnya pemerintah pusat meninjau kembali terkait bantuan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pemerintah daerah berdasarkan jumlah penduduk.
Karena menurutnya, area Kalimantan Barat ini sangat luas sehingga kekhawatiran yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan ini bisa tersampaikan.
“Tentu apa yang disampaikan pak Wakil Gubernur ini mendasar sekali. Harusnya pembiayaan pemerintah pusat kepada daerah itu tidak hanya berdasarkan jumlah penduduk saja,” katanya kepada tribunpontianak.co.id, Jumat 13 Juni 2025.
Bebby menyebut, pemerataan pembangunan harusnya berdasarkan jumlah luas wilayah, sehingga masyarakat yang padat penduduk akan berbondong-bondong kepada daerah yang jumlah penduduknya sedikit karena pembangunan yang pesat.
Baca juga: KEKESALAN Sujiwo Memuncak Melihat Kelakukan Pegawai Dinas Pendidikan, Jangan Jadi Beban Masyarakat
“Ini harus kita pertimbangkan dan harus kita dorong. Ada anggota DPR RI yang akan menyuarakan itu,” tuturnya.
Kendati demikian, apa yang disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat merupakan bentuk kekhawatiran yang sangat beralasan, namun harus tetap mendukung program KB yang sudah diamanatkan oleh pemerintah pusat.
“Karena bagaimana pun, jika kita tidak menerapkan program KB ini akan berdampak juga kepada kualitas rumah tangga, seperti kesejahteraan dan lain sebagainya. Mungkin apa yang disampaikan pak Wagub ini hanya sekedar menyampaikan ulasan kekesalannya saja, tapi tidak berarti menjadi hal yang serius untuk tidak menaati KB,” pungkasnya.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Bebby Nailufa
Krisantus
Wagub
Keluarga Berencana
konflik kebijakan pemprov kalbar vs pemerintah pus
| Polsek Parindu Lakukan Pengamanan Peresmian Rumah Adat Dayak di Parindu Sanggau |
|
|---|
| Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan Jagokan Jerman Angkat Trofi Piala Dunia |
|
|---|
| Nilai Ujian Siswa Terancam Anjlok, Bebby Nailufa Warning Orang Tua Perketat Jam Belajar Anak |
|
|---|
| Realisasi Pendapatan APBD Pontianak 2025 Tembus 99 Persen, 15 Kali WTP Berturut-turut |
|
|---|
| Pemprov Kalbar Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Kejar Target UCJ 45,58 Persen di 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bebby-dan-krisantus-434456.jpg)