Nilai Ujian Siswa Terancam Anjlok, Bebby Nailufa Warning Orang Tua Perketat Jam Belajar Anak
Ketua DPD Golkar Kota Pontianak ini membeberkan, kurangnya kontrol dari keluarga berdampak langsung pada capaian nilai akademis siswa.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Pergeseran aktivitas anak di luar jam sekolah disinyalir menjadi pemicu utama konsentrasi belajar anak-anak di rumah buyar.
- Meski pihak sekolah dan guru dituntut mengoptimalkan metode pembelajaran, intervensi dan pengawasan ketat dari orang tua di rumah dinilai menjadi faktor paling penentu.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota legislatif Kota Pontianak memberikan atensi serius terhadap tren penurunan hasil belajar siswa belakangan ini.
Pergeseran aktivitas anak di luar jam sekolah disinyalir menjadi pemicu utama konsentrasi belajar anak-anak di rumah buyar.
Menyikapi fenomena ini, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menegaskan bahwa benteng utama untuk menyelamatkan prestasi akademik anak berada di tangan keluarga.
Meski pihak sekolah dan guru dituntut mengoptimalkan metode pembelajaran, intervensi dan pengawasan ketat dari orang tua di rumah dinilai menjadi faktor paling penentu.
• DPRD Pontianak Akan Panggil Dinas Pendidikan Usai Nilai TKA SD-SMP Turun Drastis
"Kalau kita melihat dengan kondisi sekarang ini, peran keluarga sangat penting. Walaupun peran guru di sekolah juga harus terus dioptimalkan, namun peran keluarga ini jauh lebih penting karena anak-anak kita saat ini banyak yang berkegiatan di luar pada jam-jam belajar," ujar Bebby Nailufa kepada Tribunpontianak.co.id, Sabtu 6 Juni 2026.
Dampak Nyata pada Target Kelulusan Pemkot
Ketua DPD Golkar Kota Pontianak ini membeberkan, kurangnya kontrol dari keluarga berdampak langsung pada capaian nilai akademis siswa.
Hal ini berpotensi mengancam target mutu pendidikan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.
Jika pola pengawasan di tingkat keluarga tidak segera dibenahi, Bebby khawatir hasil akhir ujian sekolah standar kelulusan di Kota Khatulistiwa akan merosot dibanding tahun-tahun sebelumnya.
"Aktivitas di luar jam sekolah yang tidak terkontrol ini yang mengakibatkan saya rasa nilai anak-anak bisa menurun. Padahal, Pemkot Pontianak punya target tinggi untuk kelulusan dan hasil akhir ujian anak-anak sekolah kita, agar kualitasnya tetap baik atau bahkan lebih baik dari sebelum-sebelumnya," lanjutnya.
Butuh Kolaborasi Nyata Orang Tua dan Sekolah
Lebih lanjut, Bebby mengingatkan para orang tua di Kota Pontianak agar tidak abai dan menganggap remeh penurunan konsentrasi belajar anak.
Ia mengimbau adanya komunikasi dua arah yang intens antara pihak sekolah dan wali murid.
Waktu malam hari yang merupakan jam belajar produktif anak harus steril dari kegiatan-kegiatan non-akademis yang tidak mendesak, seperti kelayapan di luar rumah atau penggunaan gadget yang berlebihan.
"Ini dikhawatirkan hasil ujian bisa menurun drastis. Solusinya, memang butuh peran orang tua yang maksimal, peran keluarga untuk memfokuskan kembali anak-anak kita di jam-jam belajar mereka," pungkas Bebby mengakhiri wawancara.
Akan Panggil Dinas Pendidikan
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, menilai kondisi tersebut harus segera dievaluasi dengan mencari formulasi terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Sebagai bentuk tindak lanjut, DPRD Kota Pontianak berencana memanggil dinas terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian akademik siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan hasil TKA.
Bebby Nailufa
Ketua DPRD Kota Pontianak
Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak
DPRD Kota Pontianak
Dinas Pendidikan Pontianak
Dinas Pendidikan Kota Pontianak
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Pontianak
| Kemenkum Kalbar Tekankan Tindak Lanjut Pelayanan Publik dan Penyelesaian LKjIP Semester I Tahun 2026 |
|
|---|
| Daftar Sekolah Dasar di Melawi, Jelang Tahun Ajaran Baru 2026/2027 Pendaftaran Anak Sekolah |
|
|---|
| DPRD Pontianak Akan Panggil Dinas Pendidikan Usai Nilai TKA SD-SMP Turun Drastis |
|
|---|
| Jangan Sampai Hilang Jati Diri, Wawako Singkawang Muhammadin Minta Bhs Melayu Diajarkan di Sekolah |
|
|---|
| Catat! Daftar 7 Anggota DPRD Kubu Raya dari PDIP Periode 2024-2029 Memperjuangkan Aspirasi Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bebby-Nailufa-43treftgred.jpg)