TAMPANG Remaja 16 Tahun Habisi Nyawa PNS Kubu Raya, Rindani Tak Tertolong Luka Serius di Leher-Dada

Menurutnya, warga yang berdatangan segera membantu dengan mengikat pelaku agar tidak melukai orang lain.

Editor: Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
TKP PERAMPOKAN - Petugas Kepolisian dari Polres Kubu Raya saat mendatangi lokasi tewasnya seorang perempuan diduga korban perampokan, Kamis 8 Mei 2025. Korban mengalami luka serius di kepala, leher, dan dada. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA – Remaja disabilitas di Kubu Raya menghabisi nyawa tetangganya yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Diah Rindani (38), di Komplek BTN Teluk Mulus, Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis dini hari, 8 Mei 2025.

Remaja 16 tahun berinisial OB tersebut dikenal sebagai penyandang bisu dan tuli.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, IPTU Hafiz Febrandani mengatakan berdasarkan informasi tetangga, pelaku merupakan seorang yatim piatu.

“Pelaku ini yatim piatu, dia juga sering dibantu untuk makannya sama warga sekitar,” katanya saat diwawancarai di lokasi, Kamis 8 Mei 2025.

Baca juga: Kronologi Seorang Guru SD Ditemukan Meninggal Dunia dengan Luka Tusuk Diduga Jadi Korban Perampokan

Korban mengalami luka tusukan dari pelaku yang merupakan tetangga korban.

Satu diantara warga yang turut membantu mengamankan pelaku dan menolong korban, Roy, menuturkan bahwa ia mendatangi lokasi setelah mendengar suara gaduh dari rumah korban sekitar pukul 23.50 WIB, Rabu malam.

“Saya dengar ribut-ribut, lalu langsung ke rumah Bu Diah. Pas saya sampai, ayah korban sudah memiting pelaku di kamar. Keadaannya kacau,” kata Roy.

Menurutnya, warga yang berdatangan segera membantu dengan mengikat pelaku agar tidak melukai orang lain.

Setelah itu, perhatian langsung tertuju pada korban yang sudah tergeletak bersimbah darah.

"Jadi pas saya datang itu pelaku sudah di piting bapak korban, langsung kami bantu ngamankan dan ikat pelaku," Ujarnya.

Baca juga: Oknum Guru SMA Negeri di Sambas Potong Dana Bantuan Sosial untuk Siswa Miskin

Akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka serius di kepala, leher, dan dada korban.

“Korban mengalami luka tusuk di bagian kepala, dada, dan leher. Kami langsung bawa ke RS Kartika Husada, tapi nyawanya tidak tertolong,” ungkap Roy.

Ayah korban, Solikin (61), yang juga seorang purnawirawan polisi, turut mengalami luka saat mencoba menghentikan aksi pelaku.

Sementara salah satu penghuni rumah lainnya, Tri Handayati, menyaksikan kejadian namun tidak mengalami luka.

Kasubsi Penmas Humas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, satu orang meninggal dunia dan satu luka-luka. Pelaku sudah kita amankan, saat ini masih kita dalami motifnya,” ujarnya.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved