Fransiskus Diaan Akan Rombak Struktur Organisasi OPD di Kapuas Hulu
Disampaikan juga seperti kabinet yang baru, dan dimana orangnya orang lama, hanya menempati posisi baru.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Setelah ditetapkan sebagai pasangan colan bupati dan wakil bupati Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, terpilih hasil Pilkada serentak tanggal 27 November 2024, oleh KPU, Fransiskus Diaan - Sukardi, akan tetap merombak struktur organisasi perangkat daerah (OPD) di Kapuas Hulu.
"Setelah kami dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu periode 2025-2030, akan melakukan penyegaran struktur organisasi perangkat daerah, karena untuk mendukung visi misi Kapuas Hulu semakin Energik, Berdaya saing, Amanah dan Terampil (HEBAT)," ujarnya, Jumat 10 Januari 2025.
Fransiskus Diaan menegaskan bahwa, dalam suatu organisasi pasti ada penyegaran, bagi (pejabat) yang sudah dua tahu atau tujuh atau delapan tahun. "Untuk penyegaran organisasi nantinya mereka ditempatkan sesuai dengan kemampuannya di dinas-dinas tertentu," ucapnya.
Disampaikan juga seperti kabinet yang baru, dan dimana orangnya orang lama, hanya menempati posisi baru.
"Sekali lagi untuk membantu merialisasi visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu semakin HEBAT," ungkapnya.
Baca juga: Warga Desa di Kapuas Hulu Keluh Tower Bakti Aksi Tidak Ada Sinyal
Sementara itu, Calon Wabup Kapuas Hulu terpilih periode 2025-2030, Sukardi menambahkan pemerintahan merupakan kunci untuk menjalankan visi misi, sebab itu dirinya bersama Bupati terpilih akan membangun kerjasama yang baik dengan para Kepala OPD yang ada.
"Kita juga perlu tukar pikir dan dengar masukan para kepala dinas dalam rangka pemerintahan kedepan. Kami akan tetap membangun komunikasi yang baik dengan DPRD Kapuas Hulu dan stakeholder lainnya, juga memperkuat silaturahmi dengan masyarakat," ungkapnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Potongan Ojol Masih 20 Persen, Driver Pontianak Ungkap Cukup Memberatkan |
|
|---|
| Edi Rusdi Kamtono Hidupkan Pasar Tengah, Siang Berdagang Malam Jadi Kuliner |
|
|---|
| Potongan Ojol Dibatasi 8 Persen, Driver di Pontianak Senang tapi Pesimis |
|
|---|
| Maktab Tuli As-Sami Jadi Wadah Pendidikan Anak Tuli di Kalbar |
|
|---|
| Lulu Tekuni Dunia MC Sejak 2015, Awalnya Demi Biaya Kuliah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/hakim-100125-kims.jpg)