Karhutla di Kalbar
BPBD Kalbar sudah Berkirim Surat ke BNPB untuk Bantuan Helikopter Patroli Udara, dan Water Bombing
“Bagi warga yang akan mengolah lahan pertanian atau perkebunan, kita imbau agar tetap berhati-hati dan waspada. Dan jangan lupa untuk membuat skat bak
Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar mengimbau dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, dengan tidak membakar sembarangan.
Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, dengan tidak membakar sembarangan.
Yang dimulai dari hal terkecil seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan tidak membakar sampah di pemukiman pada saat angin kencang.
“Bagi warga yang akan mengolah lahan pertanian atau perkebunan, kita imbau agar tetap berhati-hati dan waspada. Dan jangan lupa untuk membuat skat bakar, lalu menunggu di lokasi, agar tidak membakar lahan lain, dan Stop pengolahan lahan pertanian dan kebun di lahan gambut,” tegas Daniel.
Daniel menyampaikan salah satu kendala yang di hadapi tim pemadam di lapangan adalah terbatasnya sumber air, bahkan tidak adanya sumber air di lokasi yang terjadi karhutla. Kendala ini juga lah yang dihadapi oleh Tim Pemadam di lapangan, dalam memadamkan titik api di kawasan yang terbakar l di Kabupaten Kubu Raya.
• Diskes Kalbar Imbau Gunakan Masker dan Kurangi Aktivitas Diluar Rumah
Daniel menjelaskan dengan telah ditetapkan status Siaga Darurat Penanganan Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada tahun 2024 pada Tingkat Provinsi, bahwa Kalbar sudah berkirim surat ke BNPB untuk mendapatkan bantuan Helikopter Patroli Udara, dan Water bombing untuk menjangkau daerah yang terbakar yang sulit dijangkau oleh tim darat.
Selain itu, Provinsi Kalbar juga sebagaimana yang telah diatur pada Keputusan Gubernur tentang Pembentukan Komando Satgas.
Adapun Susunan keanggotaan Komando Satuan Tugas ini juga ada Satgas bidang Pelayanan Kesehatan salah satu fungsinya yakni melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dan petugas yang turun dilapangan.
“Petugas yang turun dilapangan ini idealnya sebelum turun dilapangan dan sesudah kembali dari lapangan kesehatannya harus di cek, dipastikan mereka sehat sebelum dan sesudah melakukan operasi, termasuk memberikan vitamin untuk daya tahan tubuh mereka,” ujar Daniel.
Karena keadaan cuaca pada jam-jam tertentu di sebagian Pontianak, Kubu Raya dan Mempawah saat ini dengan kondisi cuaca sangat tidak sehat, maka dari itu BPBD Kalbar mengimbau warga untuk menggunakan masker, demikian juga pihak sekolah diminta untuk mengingatkan siswanya agar menggunakan masker , dalam upaya menghindari penyakit ISPA.
Adapun pihak yang terlibat dalam operasi pembasahan dan pemadaman di wilayah Kubu Raya dan Mempawah yakni BPBD Provinsi Kalbar, BPBD Kubu Raya, Manggala Agni, KPH, MPA, Pokmas, TNI dan Polri. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
BPBD
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
BNPB
Daniel
Satgas
Water Bombing
Helikopter
Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Jumat 26 Juli 2024
Pemkab Sintang Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla |
![]() |
---|
3 STRATEGI Kepala BNPB RI Tuntaskan Karhutla di Kalbar |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Bongkar Fakta Mengejutkan di Balik Kematian Warga Tempurukan Ketapang |
![]() |
---|
Asap Karhutla Pekat, Polres Kubu Raya Imbau Warga Pakai Masker |
![]() |
---|
Gubernur Kalbar Tegaskan Korban Meninggal di Ketapang Bukan Petugas Pemadam |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.